- Ekonom Aksi Jual Investor Hanya Bersifat Sementara
- Purbaya Yudhi Dianggap 'Market Friendly'
- Lima Menteri Dirombak oleh Prabowo Subianto
Suara.com - Global Market Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, menilai aksi panik para investor saham terhadap pergantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa masih bersifat sementara.
Menurutnya, sosok pengganti Sri Mulyani memiliki pengalaman di lingkungan pemerintahan.
"Sehingga diharapkan sinergi kebijakan maupun komunikasi antar Lembaga dalam mendukung kebijakan fiskal akan tetap berlanjut dengan baik," ujarnya kepada wartawan seperti dikutip, Senin (8/9/2025).
Myrdal melanjutkan, sosok Purbaya Yudhi juga sangat ramah dengan pasar atau market friendly, karena sempat berkarir di pasar menjadi hief Economist di Lembaga milik pemerintah, yaitu Danareksa.
"Jadi seharusnya, masih akan 'market friendly', sehingga kalaupun ada shock di sisi nilai tukar maupun pasar keuangan (saham, obligasi) hanya akan bersifat temporary," katanya.
Namun demikian, Mrydal menyebut, sebagai bendahara negara baru, Purbaya perlu beradaptasi dengan kebijakan-kebijakan fiskal yang akan telah berjalan.
"Jadi, mau tidak mau melakukan koordinasi yang kuat dengan jajaran Wakil Menteri Keuangan maupun Eselon terkait implementasi kebijakan fiskal yang nanti akan dijalankan," imbuhnya.
Sebelumnya, sejumlah kementerian telah disebut akan mengalami pergantian 'bos'.
Kini, dengan masuknya nama Menteri Keuangan, daftar menteri yang berpotensi dicopot semakin menarik perhatian.
Baca Juga: Sri Mulyani Menteri Terbaik Dunia yang 'Dibuang' Prabowo
Berikut adalah nama-nama menteri diganti Presiden Prabowo:
- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam): Budi Gunawan
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora): Dito Ariotedjo
- Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI): Abdul Kadir Karding
- Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi
- Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!