Selain terkait pasar, Purbaya juga memberikan tanggapan mengenai isu-isu publik yang menjadi sorotan. Ia sempat menyinggung tuntutan "17+8" yang disuarakan oleh masyarakat.
Menurutnya, tuntutan tersebut berasal dari "sebagian kecil masyarakat yang merasa hidupnya terganggu dan belum tercukupi." Purbaya menilai aspirasi ini akan mereda jika pemerintah mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
3. Atur BPN 'Suka-suka'
Mengenai wacana pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN), Purbaya mengungkapkan belum ada instruksi khusus dari Presiden Prabowo Subianto.
Purbaya bahkan mengeklaim bahwa Presiden memberikannya keleluasaan penuh sebagai Menkeu untuk mengelola keuangan negara.
"Belum ada [instruksi soal pembentukan BPN]. Kayaknya suka-suka saya. Saya tanya 'Gimana, Pak, boleh enggak saya obrak-abrik?' Karena saya baru, saya enggak tahu presiden kode boleh atau tidak," ujarnya.
Sejauh ini, Purbaya Yudhi Sadewa telah memberikan sinyal bahwa ia akan bergerak cepat untuk mengelola fiskal negara dan meyakinkan pasar bahwa ia memiliki kapabilitas yang dibutuhkan untuk memimpin Kementerian Keuangan.
Berita Terkait
-
Sri Mulyani: Pahlawan atau Simbol Kegagalan?
-
Ucapan Nyelekit Menkeu Purbaya Bikin Joko Anwar Syok, Publik Ikut Geram: Kata-katamu Setajam Silet!
-
Sri Mulyani Dicopot, Rupiah Meriang Hebat Pagi Ini
-
Menkeu Baru Punya PR Berat, Kurangi Utang hingga Hilangkan Pajak Berat untuk Kelas Menengah
-
Purbaya Jadi Menkeu, CORE Indonesia: Ini Ujian Berat Prabowo untuk Jaga Stabilitas Fiskal
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun
-
Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai
-
Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'
-
Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?