- Indodax Catatkan Nilai Transaksi Kripto Capai Rp 15,24 triliun per April 2025
- Perkembangan Industri Kripto Butuh Sinergi dan Kolaborasi
- Jumlah Investor Kripto Capai 16,5 juta Orang
Suara.com - Transaki perdagangan aset kripto di dalam negeri sangat besar. Bahkan, hampir setengah dari total transaksi aset kripto dicatatkan oleh satu platform yakni, Indodax.
Tercatat, perdagangan aset kripto di Indodax hingga April 2025 mencapai Rp 15,24 triliun. Angka itu, 42,83 persen dari total nilai transaksi aset kripto di Indonesia .
Capaian ini membuat Indodax disuguhi platform dengan volume transaksi tertinggi sepanjang 2025 dari PT Central Finansial X (CFX).
CEO Indodax, William Sutanto, mengatakan pentingnya sinergi dengan regulator dan pemangku kepentingan lain dalam mengembangkan aset kripto di dalam negeri.
Menurutnya, perkembangan kripto hanya dapat tumbuh berkelanjutan bila didukung ekosistem yang solid dan regulasi yang jelas.
"Kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan masyarakat adalah kunci. INDODAX siap menjadi bagian dari dialog aktif itu demi menciptakan ekosistem kripto Indonesia yang sehat dan kompetitif," ujarnya di Jakarta, Senin (15/9/2025).
Di sisi lain, capaian transaksi tertinggi, bilang William, merupakan hasil kerja keras seluruh tim serta kepercayaan jutaan anggota. Raihan ini juga salah satu komitmen perusahaan untuk menghadirkan platform yang aman, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
"Kami percaya ke depan, peran Indodax tidak hanya menjaga likuiditas, tetapi juga mendorong inovasi yang berdampak pada ekonomi digital Indonesia," imbuhnya.
Untuk diketahui, jumlah investor kripto per Juli 2025 telah menembus 16,5 juta orang, naik dari sekitar 14,1 juta pada April lalu. Kenaikan ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap aset digital sebagai instrumen investasi alternatif.
Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus Lagi US$116 Ribu, Altseason Telah Tiba
Dari sisi nilai transaksi, pasar kripto nasional mencatatkan perputaran hingga Rp 276,45 triliun sejak Januari hingga Juli 2025. Pada bulan Juli saja, transaksi kripto di dalam negeri mencapai Rp 52,46 triliun, tumbuh sekitar 62 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat
-
BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo
-
5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran