- Hotel Hilton di Kathmandu Nepal dibakar massa.
- Hotel ini dibuka pada Juli 2024 dan menghabiskan biaya sekitar 116 juta dolar AS atau sekitar Rp1,9 triliun.
- Para pengunjuk rasa yang marah dalam apa yang disebut "protes Gen Z" sejauh ini telah membakar banyak bangunan penting.
Suara.com - Gedung tertinggi di Kathmandu, Hotel Hilton bintang lima, telah hangus terbakar setelah para pengunjuk rasa membakarnya dua hari lalu.
Massa marah setelah mengetahui salah satu pejabat diduga mengungsi di hotel tersebut.
Dilansir Hindustan Times, hotel ini dibuka pada Juli 2024 dan menghabiskan biaya sekitar 116 juta dolar AS atau sekitar Rp1,9 triliun.
Namun, hotel mewah itu pun hancur dalam sekejap dengan aksi para demonstran yang mengincar putra presiden kongres Nepal, Sher Bahadur Deuba.
Padahal putra Presiden Nepal Sher tidak menginap di hotel tersebut. Bangunan-bangunan di sekitarnya juga hancur dalam serangan pembakaran tersebut.
Para pengunjuk rasa yang marah dalam apa yang disebut "protes Gen Z" sejauh ini telah membakar banyak bangunan penting, termasuk gedung Parlemen, Mahkamah Agung, dan rumah-rumah politisi.
Sebagai informasi, pembangunan hotel dimulai pada tahun 2016 oleh Shanker Group dengan visi membawa standar perhotelan Nepal ke tingkat internasional.
Setelah tertunda pandemi dan berbagai kendala teknis, Hilton akhirnya diresmikan pada Juli 2024. Kehadirannya langsung menyedot perhatian sebagai properti bintang lima termewah di Nepal. Baru setahun beroperasi, hotel itu kini telah hangus.
Selain itu, Hilton Kathmandu memiliki 172 kamar dan suite, lima restoran, spa, pusat kebugaran, ballroom, ruang pertemuan, hingga bar atap bernama Orion.
Baca Juga: Profil Sushila Karki: Perdana Menteri Nepal Baru yang Dipilih Rakyat Lewat Aplikasi Discord
Kolam renang tanpa batas di lantai atas menawarkan pemandangan 180 derajat lembah Kathmandu dan pegunungan bersalju di kejauhan.
Apalagi, kaca Hilton dirancang menyerupai bendera doa Buddha, dengan panel-panel yang berubah warna sesuai cahaya matahari. Desainnya menyatukan unsur modern dengan budaya Nepal, menghadirkan simbol harmoni antara urbanisasi dan spiritualitas Himalaya.
Selain itu, Hilton dibangun dengan dinding geser dan sistem peredam gempa sehingga memenuhi standar “langsung dapat dihuni” pasca-guncangan.
Berita Terkait
-
Terjebak Kerusuhan di Nepal, 3 Dosen Poltekkes Selamat Tiba di Indonesia
-
Puluhan WNI di Nepal Dipulangkan, Kemlu Siaga Penuh Lindungi Warga
-
Sejarah Terukir di Nepal: Gen-Z Antar Sushila Karki Jadi Perdana Menteri!
-
Mengenal Sushila Karki, Nenek 73 Tahun Pilihan Gen Z yang Jadi PM Wanita Pertama Nepal
-
Profil Sushila Karki: Perdana Menteri Nepal Baru yang Dipilih Rakyat Lewat Aplikasi Discord
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?
-
Emiten BUMI Bangkit Kembali Setelah ARB, Siapa yang Borong Sahamnya?
-
Purbaya Sebut Proyek 'Olah Sampah' Prabowo Rp 58 Triliun Sebagian Dibiayai APBN
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Optimalkan Air Bersih untuk investasi dan Perawatan Aset Jangka Panjang
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut
-
Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini