- Kepemilikan emas oleh investor kaya Indonesia meningkat signifikan, menggantikan porsi uang tunai
- Produk investasi populer meliputi emas fisik, deposito, dan investasi terkelola, dengan minat tinggi pada asuransi
- Gen Z dan milenial lebih tertarik pada produk investasi baru dan tetap optimis meski ada kekhawatiran ekonomi
Suara.com - Laporan studi HSBC Affluent Investor Snapshot 2025 melaporkan, adanya pergeseran jenis investasi yang saat ini digandrungi oleh orang kaya, salah satunya pembelian emas yang saat ini terus meningkat.
Head of Networks Sales and Distribution HSBC Indonesia Sumirat Gandapraja mengatakan bahwa adanya kenaikan kepemilikan emas sebagai alat investasi.
Apalagi, emas merupakan aset safe haven.
“Tetapi melihat di sini ada kecenderungan bahwa Indonesia akhirnya mengurangi porsi cash, dan pindahnya mostly ke emas,” ujar Sumirat dalam acara Media Briefing: Survei HSBC Affluent Investor Snapshot 2025, Selasa (16/9/2025).
Kata dia, alokasi emas tersebut melonjak 12 poin persentase dibanding tahun sebelumnya.
Sedangkan, kepemilikan uang tunai pada investor affluent Indonesia menurun 6 poin persentase menjadi 19 persen dari portofolio.
"Tiga produk keuangan teratas yang saat ini dimiliki investor affluent Indonesia antara lain emas fisik (44 persen), deposito berjangka (33 persen), dan investasi terkelola (31 persen)," katanya.
Sementara itu, minat asuransi juga terus meningkat. Adapun produk asuransi seperti unit link mencapai 47 persen dan solusi keuangan terkelola 43 persen.
Minat terhadap produk-produk baru dan lebih kompleks seperti emas digital, multi-asset solutions, dan private market funds secara signifikan lebih tinggi di kalangan Gen Z dan milenial, menunjukkan selera risiko dan adopsi inovasi yang lebih besar.
Baca Juga: Ingin Cepat Punya Dana Pensiun, Generasi Z Mulai Masuk Kelompok Sandwich
"Terkait dengan prospek ekonomi, meski mayoritas responden khawatir soal biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi, kalangan affluent Indonesia tetap optimis. Sebanyak 84 persen responden juga puas dengan kualitas hidup mereka, naik 2 poin persentase dari tahun lalu," jelasnya.
Selain itu, keyakinan mencapai tujuan keuangan pun tinggi di semua kelompok umur, dengan Gen Z dan milenial menunjukkan kepercayaan tertinggi, jauh melampaui rata-rata global.
Berita Terkait
-
Investasi Emas atau Saham: Mana yang Lebih Cuan di Tengah Badai Ekonomi 2025?
-
Prabowo Sentil Orang Kaya RI, Lebih Senang Bikin PT Dibandingkan Koperasi
-
Juli 2025 Jadi Puncak Emas? Viral Pola Siklus 5 Tahunan yang Mulai Terulang
-
Terobosan Baru Pegadaian: Emas Fisik Kini Bisa Langsung Jadi Tabungan Emas
-
Orang Kaya di Amerika Serikat Nambah 1000 per Hari
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional