Namun, sekarang mimpinya sedikit demi sedikit mulai terwujud. Usahanya berkembang dengan merambah tepung bakso, rumahnya lebih layak, dan bisa membeli tanah di samping rumah.
Untuk mendukung usaha sekaligus keluarga, Slamet bahkan berhasil membeli motor Scoopy hingga mobil Toyota Rush.
"Alhamdulillah kondisi sekarang. Mobil juga," jawabnya sambil tersipu.
"Awalnya mau beli colt pick-up. Terus saya pikir kalau wira-wiri sama keluarga susah, akhirnya saya lihat itu bagasinya luas. Akhirnya beli, baru dua atau tiga hari yang lalu," lanjutnya menjelaskan dengan semingah.
Meski kini sudah berkecukupan, Slamet dan Nani tak silau mata. Dirinya juga melek literasi keuangan dengan selalu menyisihkan uang untuk tabungan sekolah kedua anaknya yang masih SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama).
"Nabung buat anak, kebutuhan anak-anak sekolah sekarang kan juga banyak. Kami mulai persiapan hingga SMA, harapannya bisa sampai kuliah. Kami sedikit muluk-muluk, tapi itulah harapan," kata Nani.
Target terdekat Slamet adalah melunasi pinjaman KUR BRI, lalu memperkuat tabungan untuk kemandirian usaha.
Kebanggaan Bank BRI Terhadap Kisah Slamet
Kisah Slamet menjadi bukti nyata bahwa dukungan perbankan, khususnya lewat KUR BRI, dapat mendorong pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) bangkit, berkembang, hingga mandiri.
Baca Juga: Penempatan Dana Pemerintah, BRI Fokus Salurkan Kredit untuk UMKM
Dari anak tukang becak yang hanya bermodalkan ijazah SMP, kini Slamet tumbuh sebagai wirausahawan tangguh yang usahanya terus memberi manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Niko Adiwena, Brand Office Head BRI Yogyakarta Adisucipto, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya melihat perjalanan Slamet dan Nani. Baginya, keberhasilan pasangan ini adalah cerminan misi BRI dalam memberikan makna bagi Indonesia.
“Tentunya kami dari BRI apabila ada nasabah yang bisa berkembang, dari hasil bantuan berupa fasilitas pinjaman, kami bangga karena sesuai dengan tujuan kami adalah bagaimana memberikan makna kepada Indonesia,” kata Niko Adiwena.
Ia menegaskan, fokus BRI bukan hanya menyalurkan pinjaman, melainkan benar-benar memberdayakan ekonomi rakyat dari lapisan bawah.
“Salah satunya memberikan kontribusi kepada UMKM dan bisa memberdayakan ekonomi masyarakat mulai dari level bawah sehingga bisa mandiri, sukses, dan taraf hidupnya meningkat setelah berhasil menggunakan fasilitas pinjaman dari BRI untuk usahanya,” imbuhnya.
Lebih jauh, pria yang pernah bertugas di BRI Branch Office Poso ini menyampaikan harapannya agar kemitraan dengan Slamet bisa terus terjaga, serta lebih banyak UMKM yang sukses ke depannya.
Tag
Berita Terkait
-
Penempatan Dana Pemerintah, BRI Fokus Salurkan Kredit untuk UMKM
-
Liga 1: Van Gastel Respon Kekalahan Perdana PSIM Yogyakarta dengan Jantan
-
Jadwal BRI Super League Akhir Pekan Ini, PSM Makassar, Persija Jakarta, Persib Bandung, Arema FC
-
Goldman Sachs Naikkan Target Price BBRI Jadi Rp4.760 per Saham
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, BRI Salurkan KUR Rp114,28 Triliun hingga Agustus 2025
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat