-
Skema burden sharing antara Bank Indonesia dan pemerintah tetap berjalan dan dievaluasi setiap 3-6 bulan.
-
Realisasi burden sharing dilakukan lewat pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder dengan nilai Rp 200 triliun.
-
Penambahan bunga rekening pemerintah di BI akan dihitung berdasarkan penggunaan SBN untuk program prioritas, namun detail bunga belum diumumkan
Suara.com - Bank Indonesia (BI) menekankan skema kebijakan berbagi beban atau burden sharing dengan pemerintah masih tetap berjalan.
Nantinya, akan dievaluasi setiap tiga bulan sekali atau enam bulan sekali.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, mekanisme burden sharing tetap berjalan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB).
Dukungan itu diberikan melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder dengan realisasi mencapai Rp 200 triliun.
Apalagi, implementasi kerja sama ini sudah ada dasar perjanjian antara Menteri Keuangan dan Gubernur BI, dan akan dieksekusi secara periodik.
"Burden sharing tetap sudah jalan. Nanti kalau nanti ada, kan ini kan baru berjalan ya, nanti kalau ada periodek setiap 3 atau 6 bulan kita bisa akan ada update. Artinya secara kerja, koordinasi antara Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia kan sudah ada perjanjian kerjasamanya dan itu tetap akan dieksekusi," jelasnya di Gedung DPR, Rabu (2/10/2025).
Menurut dia, realisasi burden sharing nantinya akan direfleksikan dalam bentuk penambahan bunga pada rekening pemerintah di Bank Indonesia.
Hal ini mengacu pada perhitungan penggunaan Surat Berharga Negara (SBN) yang diarahkan untuk program khusus tertentu.
"Sebenarnya akan ada perhitungan tersendiri, artinya berapa SBN dana SBN yang digunakan untuk program seperti perumahan, kemudian juga Koperasi Merah Putih. Nah, itu tentunya angka itu yang nanti akan dijadikan dasar untuk menambah bunga rekening pemerintah di Bank Indonesia," terang Ramdan Denny Prakoso.
Baca Juga: Booming Perumahan 2025-2029: Prabowo Genjot Subsidi, Apa Saja Dampaknya?
Meski sudah ada SBN yang dialokasikan, Denny menegaskan besaran bunga yang akan ditanggung BI belum bisa dibagikan ke publik karena perhitungan masih berlangsung.
"Bank Indonesia tentunya sepakat dengan pemerintah realisasinya itu tentunya akan direalisasikan dalam bentuk penambahan bunga rekening pemerintah di Bank Indonesia," bebernya.
Sebagaimana diketahui, otoritas moneter mengungkapkan skema burden sharing atau berbagi beban terbaru yang dilakukan antara Bank Indonesia dengan Kementerian Keuangan untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Burden sharing kali ini dilakukan melalui pembelian surat berharga negara (SBN) dalam jumlah besar, namun tetap di pasar sekunder, bukan primer seperti era Covid-19.
Berita Terkait
-
Sebelum 'Adu Geber' di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez Merapat ke Istana
-
CEK FAKTA Foto Presiden Prabowo Terpajang pada Billboard di Israel, Asli atau Palsu?
-
Menkeu Purbaya ke Istana Bawa Berkas, tapi Ngaku Cuma 'Makan Siang Gratis'
-
Momen Prabowo Sebut Nama Anies di Munas PKS, Ungkit Skor 11 dari 100: Dia yang Bantu Gue Menang!
-
Kemlu RI Klarifikasi Foto Prabowo di Israel, Tegaskan Konsistensi Dukung Kedaulatan Palestina
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG
-
Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi