Menurutnya, gelaran TEI dapat menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian nasional.
“TEI bukan hanya menjadi ajang jual beli, melainkan juga merupakan kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia ke dunia. Dari transaksi dagang, peluang investasi, hingga promosi pariwisata dapat dimulai di TEI 2025. Maka, penting bagi kita sebagai tuan rumah untuk menghadirkan pengalaman positif bagi buyer mancanegara,” ujar Denny.
Sebagai bentuk dukungan gelaran TEI, Government Business Head PT Bank Mandiri (Persero) Heru Rizky Jiwayani menyatakan Bank Mandiri mendukung pertumbuhan perdagangan internasional Indonesia melalui fasilitas perbankan yang memudahkan transaksi pelaku usaha. Bank Mandiri sebagai lembaga perbankan menjadi sarana transaksi ekspor dan impor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia.
Mendukung hal tersebut, Bank Mandiri menghadirkan platform digital Kopra by Mandiri dan Kopra Beyond Border yang memungkinkan pelaku usaha mengakses layanan trade finance secara langsung (real time). Bank Mandiri juga memiliki sejumlah program pendampingan ekspor dan UMKM.
“Sebagai official bank partner, Bank Mandiri menghadirkan layanan Korpra by Mandiri dan program dan Kopra Beyond Border untuk memudahkan transaksi perdagangan internasional yang cepat, aman dan efisien. Dukungan perbankan dapat memperkuat daya saing Indonesia di pasar global,” ujar Heru.
Sementara itu, Vibiadhi dari Debindo menambahkan, produk-produk terbaik Indonesia tahun ini akan dipamerkan di tujuh aula (hall) di ICE BSD. Kontribusi mendorong ekspor ini tidak dilakukan sendirian oleh peserta pameran, tetapi juga didukung oleh saluran promosi di 116 media partner dan kerja sama dengan lebih dari 30 hotel bagi buyer internasional. Harapannya, produk-produk Indonesia bisa semakin diperhitungkan dunia melalui gelaran TEI.
Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 akan memberikan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi kepada media dan peserta pameran. Penghargaan tersebut meliputi Media Award bagi media yang berkontribusi dalam menyebarkan informasi TEI di tingkat nasional dan internasional, serta Loyal Exhibitor Award—yang baru pertama kali diselenggarakan—bagi peserta yang rutin berpartisipasi dan aktif mendukung penyelenggaraan TEI.
Pelaksanaan TEI 2025 didukung oleh Bank Mandiri, Pertamina, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit. Selain itu, TEI juga didukung oleh sejumlah asosiasi, yakni Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). ***
Baca Juga: Shopee dan Vidio Hadirkan Fitur Vidio Shopping, Cara Baru Belanja Praktis Sambil Nonton Tayangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk