- OJK dorong generasi muda aktif di pasar modal syariah sebagai duta literasi.
- Mahasiswa diingatkan jangan memulai investasi dengan utang.
- Terapkan prinsip 2L (Legal dan Logis) untuk hindari investasi bodong.
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam pengembangan sektor jasa keuangan. Salah satunya termasuk industri pasar modal Indonesia dengan berperan sebagai duta literasi keuangan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan generasi muda bisa berperan aktif dalam meningkatkan industri pasar modal.
“Kami mengajak generasi muda untuk menjadi Duta Literasi Keuangan khususnya yang menerapkan prinsip syariah di lingkungan masing-masing. Selain memberikan kontribusi bagi stabilitas ekonomi, peran aktif generasi muda termasuk mahasiswa juga sangat penting dalam pengembangan industri pasar modal Indonesia,” kata Inarno dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (5/10/2025).
Menurutnya, sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa dituntut tidak hanya memiliki literasi keuangan yang mumpuni, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan dimaksud dalam kehidupan sehari-hari.
Dia pun tidak menyarankan para mahasiswa agar mengawali investasi dengan utang. Hal itu lantaran bisa menjadi risiko yang merugikan.
"Generasi muda didorong untuk memahami instrumen yang digunakan, berinvestasi sesuai kemampuan dan profil risiko yang dimiliki, serta memastikan dana yang digunakan bukan berasal dari utang," katanya.
Dia menambahkan, generasi muda dapat memulai berinvestasi di pasar modal sedini mungkin. Berinvestasi di saham, bukanlah berjudi. Instrumen ini sudah mendapatkan legitimasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI.
"Syariah Online Trading System (SOTS) juga sudah diterapkan pada setiap transaksi di instrumen investasi di pasar modal syariah agar sesuai dengan prinsip syariah,” kata Inarno.
Lanjutnya, generasi muda juga diimbau untuk mengingat dan menerapkan prinsip 2L (Legal dan Logis) dalam berinvestasi.
Baca Juga: Rekening Dana Nasabah Jadi Target Utama, Waspada Serangan Siber di Pasar Modal
Legal berarti perusahaan dan produk yang ditawarkan memiliki legalitas yang jelas dan sesuai dengan ketentuan. Logis artinya keuntungan yang diperjanjikan masuk di akal.
Langkah ini akan menghindarkan generasi muda menjadi korban dari kejahatan di sektor jasa keuangan, seperti penipuan berkedok investasi.
"Keterlibatan generasi muda dalam berinvestasi, tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga ikut serta dalam mensejahterakan bangsa," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC
-
Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar
-
Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
-
Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi
-
Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?
-
Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama
-
Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel
-
Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal
-
Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU