-
Harga emas batangan di Pegadaian mengalami lonjakan harga yang signifikan dan kompak di seluruh merek (Antam, Galeri 24, dan UBS).
-
Emas Antam memimpin kenaikan tertinggi, melonjak Rp43.000 (1,83%) per gram (mencapai Rp2.399.000) dalam 24 jam, jauh melampaui kenaikan Galeri 24 dan UBS.
-
Bagi investor bermodal kecil, Pegadaian menawarkan solusi Tabungan Emas, yang memungkinkan investasi dimulai dari 0,01 gram hanya dengan KTP.
Bagi masyarakat di kota-kota besar yang tertarik memanfaatkan momentum kenaikan harga emas tetapi terkendala modal besar untuk membeli emas batangan secara fisik, Pegadaian menawarkan solusi Tabungan Emas.
Program ini memungkinkan investasi emas dilakukan dengan cara yang sangat terjangkau.
Skema Tabungan Emas memungkinkan pembelian emas dimulai dari bobot 0,01 gram saja. Ini sangat cocok bagi investor pemula atau generasi muda yang ingin berinvestasi secara rutin dengan modal kecil.
Syarat untuk membuka rekening Tabungan Emas di Pegadaian sangat mudah dan fleksibel. Calon nasabah hanya perlu menyiapkan:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau paspor yang masih berlaku.
- Mengisi formulir pembukaan rekening.
- Membayar biaya transaksi pembukaan.
Dengan Tabungan Emas, investor dapat menabung sedikit demi sedikit, dan saldo emas yang terkumpul bisa dicairkan (dijual kembali) atau dicetak menjadi emas batangan fisik di kemudian hari.
Momentum kenaikan harga yang dicatatkan pada 8 Oktober ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk beralih ke investasi emas, baik dalam bentuk batangan maupun tabungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik