- Laporan terbaru Bitwise menunjukkan jumlah perusahaan publik yang memegang Bitcoin melonjak hampir 40% dalam satu kuartal.
- Total kepemilikan korporat kini melebihi US$117 miliar, menandakan keyakinan jangka panjang yang mendalam di tengah guncangan pasar.
- Kondisi ini secara fundamental mengurangi pasokan yang tersedia di pasar terbuka.
Akumulasi korporat yang masif ini telah menciptakan ketidakseimbangan pasokan-permintaan yang signifikan di pasar. Edward Carroll, kepala pasar di MHC Digital Group, meyakini kondisi ini dapat memicu pertumbuhan harga jangka menengah.
"Lonjakan minat institusional kemungkinan akan memberi tekanan naik yang kuat pada Bitcoin dalam beberapa tahun mendatang,” kata Carroll.
Fakta di lapangan memperkuat narasi pasokan yang semakin ketat. Laporan dari River Financial menemukan bahwa, secara kolektif, bisnis mengakuisisi sekitar 1.755 BTC per hari, jauh melampaui produksi harian penambang yang hanya menghasilkan sekitar 900 BTC setiap hari.
Kondisi ini secara fundamental mengurangi pasokan yang tersedia di pasar terbuka.
Meskipun akumulasi terus meningkat, harga Bitcoin masih menunjukkan volatilitas. Saat penulisan, BTC diperdagangkan di sekitar US$112.410, setelah koreksi tajam yang dipicu oleh ketegangan perdagangan AS–China dan ketidakpastian makroekonomi global.
Desclaimer: Redaksi hanya menyajikan kabar dan data. Keputusan dan risiko ada di tangan Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?