Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia usaha dan olahraga di Provinsi Riau. Pengusaha ternama, Dedi Handoko, menghembuskan napas terakhir pada usia 64 tahun.
Dedi Handoko dikenal luas sebagai sosok pekerja keras yang merintis kariernya dari bawah. Ia mengawali kiprahnya sebagai pengusaha di sektor hiburan di Pekanbaru.
Sejumlah tempat hiburan yang ia kelola sempat menjadi ikon di ibu kota Riau tersebut.
Tidak puas hanya di dunia hiburan, ia kemudian merambah ke bidang properti, perhotelan, konstruksi, dan yang paling signifikan, sektor perkebunan kelapa sawit.
Jaringan bisnisnya yang luas dan beragam menjadikan Dedi Handoko salah satu figur penting dalam roda perekonomian Riau.
Selain kesuksesannya di dunia usaha, Dedi Handoko juga mencurahkan dedikasinya di bidang olahraga. Ia dikenal sebagai pecinta olahraga berburu dan menembak.
Kecintaannya ini membawanya aktif di Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Provinsi Riau. Pengabdiannya di organisasi tersebut terbilang panjang dan berkesan, di mana ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Perbakin Riau selama dua periode berturut-turut.
Jenazah almarhum saat ini disemayamkan di rumah duka Jalan Yos Sudarso, Rumbai, Pekanbaru, sambil menanti prosesi pemakaman.
Kehilangan Dedi Handoko merupakan duka mendalam bagi Riau. Jejak bisnis dan kontribusinya di dunia olahraga akan selalu dikenang sebagai warisan berharga dari seorang pengusaha ulet, pemimpin yang visioner, sekaligus figur publik yang peduli terhadap kemajuan daerahnya.
Baca Juga: Kaget Setengah Mati, Selebgram Ini Nyuci Sendiri Pakai Papan Gilas di Laundry Majapahit
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah