-
Program sambungan listrik gratis berikan dampak nyata pemerataan energi nasional.
-
Enam keluarga di Cilegon nikmati listrik gratis melalui Light Up The Dream.
-
Akses listrik adalah hak dasar warga, hadirkan martabat bagi rumah tangga.
Suara.com - Program sambungan listrik gratis terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat kurang mampu di berbagai daerah. Akses terhadap listrik kini tidak lagi menjadi kemewahan, melainkan bagian dari upaya pemerataan energi nasional yang bertujuan mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Di Cilegon, Banten, enam keluarga di sekitar kawasan PLTU Suralaya baru saja menikmati sambungan listrik gratis melalui program sosial Light Up The Dream (LUTD).
Sebelumnya, mereka hidup dengan kondisi serba terbatas, bahkan harus menyambung listrik dari rumah tetangga karena tak mampu membayar biaya pemasangan baru, meski jaringan listrik sudah tersedia di sekitar tempat tinggal mereka.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, mengatakan bahwa akses listrik bukan sekadar persoalan teknis, melainkan hak dasar warga negara yang berpengaruh langsung terhadap taraf hidup masyarakat.
"Terang yang kita hadirkan hari ini bukan sekadar cahaya, melainkan martabat yang kembali pulang ke rumah-rumah Indonesia," ujarnya.
Program sambungan listrik gratis ini menjadi bagian dari gerakan sosial yang menegaskan bahwa energi berkeadilan adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang mandiri dan setara.
Melalui inisiatif tersebut, warga di sekitar pembangkit listrik kini dapat menikmati penerangan yang aman dan layak tanpa harus menanggung biaya tambahan.
Selain memberikan sambungan listrik gratis, kegiatan ini juga disertai penyaluran 100 paket sembako kepada warga sekitar PLTU Suralaya. Program tersebut menjadi bukti bahwa pemerataan energi tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan.
Inisiatif sambungan listrik gratis juga sejalan dengan agenda nasional Electricity for All, yang mendorong setiap rumah tangga di Indonesia memiliki akses terhadap energi yang aman dan berkelanjutan.
Baca Juga: Setahun Berdampak: Listrik Desa Hadirkan Terang dan Harapan ke Pelosok Negeri
Pemerintah desa dan kelurahan pun diimbau untuk aktif melakukan pendataan calon penerima manfaat agar program ini bisa menjangkau lebih luas.
Dengan adanya sambungan listrik gratis, warga di daerah pelosok maupun sekitar pembangkit kini memiliki kesempatan yang sama untuk hidup lebih sejahtera.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam
-
PGN dan REI Kolaborasi Bangun Jaringan Gas di Proyek Properti Nasional
-
Gaspol Tangani Pascabencana Aceh, Menteri PU: Tak Boleh Ada Daerah Terisolir
-
Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia
-
Targetkan Pertumbuhan 2026, Avrist Assurance Perkuat Sinergi Lintas Lini Bisnis
-
Dihantui Ancaman 'Perang', Harga Minyak Mentah Lanjutkan Kenaikan
-
Daftar Saham di BEI yang Meroket Usai Harga Emas Dunia Tembus 5.000 Dolar
-
Askrindo Akselerasi Transformasi Bisnis dan Digital Demi Perkuat Ekosistem UMKM
-
Jelang APCAT Summit 2026, Kemendagri Soroti Tantangan Industri Tembakau hingga Regenerasi Pimpinan
-
Harga Emas Naik 80 Persen dalam Satu Tahun, Ini Penyebabnya