-
Pendapatan Q3 tembus 2 Triliun.
-
Marjin laba bersih stabil 20%.
-
Tambah distribusi, rilis 3 produk.
Suara.com - EmitenPT Avia Avian Tbk, konsisten mencatatkan pertumbuhan kinerja yang sangat positif. Dalam laporan keuangan kuartal ketiga 2025, Avian Brands berhasil membukukan total pendapatan konsolidasi sebesar Rp2 Triliun.
Angka ini merepresentasikan pertumbuhan double-digit yang impresif, mencapai 14,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).
Keberhasilan top-line ini ditopang oleh pertumbuhan solid pada volume penjualan Perseroan sebesar 8,2% secara tahunan.
Pertumbuhan kinerja yang kuat pada kuartal ketiga tahun ini didorong oleh peningkatan di ketiga segmen utama Perseroan.
Secara khusus, segmen cat tembok dan pelapis anti bocor berhasil menjadi motor utama dengan mencatatkan pertumbuhan double-digit yang signifikan.
Emiten berkode AVIA ini secara disiplin menjaga pengendalian biaya untuk memastikan profitabilitas tetap sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Strategi pengendalian biaya yang ketat ini terbukti efektif. Hingga akhir sembilan bulan pertama tahun 2025, marjin profitabilitas Perseroan tetap terjaga dengan sangat baik.
Marjin laba kotor tercatat sebesar 42,9%, marjin EBITDA berada di angka 25,2%, dan yang paling krusial, marjin laba bersih mampu dipertahankan di level 20,0%.
Angka-angka ini menunjukkan efisiensi operasional dan kemampuan Avian Brands dalam mengelola harga pokok penjualan (HPP) dan beban operasional.
Baca Juga: Melejit di Puncak Survei Cawapres, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Tertarik Politik
Di sektor distribusi, Perseroan menambah empat pusat distribusi milik sendiri selama kuartal ketiga. Dengan penambahan ini, total pusat distribusi Avian Brands kini mencapai 144 titik yang tersebar luas di seluruh Indonesia.
Ekspansi masif ini memperkuat komitmen perusahaan dalam memberikan layanan terbaik dan menjangkau lebih dari 59.000 toko bangunan di seluruh nusantara.
Sejalan dengan perluasan jangkauan ini, Avian Brands juga meluncurkan tiga produk inovatif terbaru sebagai bentuk nyata komitmen mereka dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
Tiga produk tersebut adalah Avian Platinum (Cat Kayu & Besi), No Drop Kolam Ikan 2 Komponen (Pelapis Anti Bocor), dan GM 225 Plamir Instan (Semen Instan).
Produk-produk ini merupakan hasil dari pendekatan proaktif tim Riset, Pengembangan, dan Inovasi (RDI) dalam merespons tren pasar dan menghadirkan solusi yang relevan bagi konsumen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
-
Danantara Berencana Pegang Saham PT BEI, CORE Ingatkan soal Konflik Kepentingan
-
Karier Friderica Widyasari Dewi: Ketua OJK Baru Punya Jejak di KSEI Hingga BEI
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng
-
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua OJK
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat
-
ANTAM dan IBC Gandeng Huayou Cobalt Percepat Hilirisasi Baterai Nasional
-
Antam dan IBI Garap Proyek Baterai Bareng Konsorsium China: Nilai Investasi Capai 6 Miliar Dolar AS