- BPI Danantara akan menginvestasikan dana sekitar Rp 20 triliun untuk pembangunan peternakan terintegrasi yang dijadwalkan dimulai pada tahun 2026.
- Tujuan utama pembangunan peternakan di seluruh Indonesia ini adalah untuk menjamin ketahanan pangan nasional dan mendukung program Makanan Bergizi Gratis.
- Pelaksanaan proyek strategis ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pertanian dan Danantara, memerlukan kajian mendalam antarpihak terkait.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan mengguyur dana jumbo sekitar Rp 20 triliun, yang diperuntukan membangun peternakan. Rencananya, pembangunan peternakan ini mulai jalan 2026.
Chief Operating Officer BPI Danantara, Dony Oskaria, menyebut pembangunan peternakan ini semata-mata untuk ketahanan pangan di dalam negeri.
"Kita membangun ini kan terutama sekali untuk ketahanan pangan ya," ujarnya saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Selain itu, bilang Dony, peternakan itu dibangun juga untuk memenuhi kebutuhan protein pada menu program andalan pemerinyan yakni, Makanan Bergizi Gratis (MBG).
"Apalagi dengan MBG, kita membutuhkan banyak protein ya, dan karena itu pemerintah juga berupaya untuk bagaimana kita swasembada dengan protein-protein ini," ucapnya.
Namun, Mantan Bos InJourney ini menyatakan, rencanan ini butuh kajian antar banyak pihak. Kemudian, pelaksanaanya akan melibatkan antar kementerian yang mana diatur lewat Surat Keputusan Bersama (SKB).
"Danantara tentu saja sebagai korporasi akan mengkaji dengan baik dan akan melaksanakan ini sesuai dengan keadaan korporasi yang baik," katanya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan pembangunan peternakan ayam terintegrasi senilai Rp 20 triliun pada 2026 untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
"Akan dibangun peternakan ayam pedaging, dan petelur (yang) terintegrasi. Itu ada anggaran khusus Rp20 triliun, kita akan buat di seluruh Indonesia," katanya setelah Rapat Finalisasi Program Hilirisasi Perkebunan dan Industri bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, seperti dikutip Antara/
Baca Juga: Soal Utang Kereta Cepat, COO Danantara: Kami Tanggung Jawab Operasional
Ia mengatakan langkah besar itu menjadi bagian penting dari strategi nasional untuk mendukung program MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto demi memperbaiki gizi anak bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menjelaskan pembangunan peternakan ayam pedaging dan petelur dilakukan secara menyeluruh di wilayah Indonesia yang masih mengalami kekurangan pasokan daging ayam dan telur.
"Kita (akan) mensuplai (program MBGs), jangan sampai telur dan ayamnya ke depan shortage atau kekurangan. Jadi kita siapkan dari sekarang," ujarnya.
Menurut dia, investasi besar itu merupakan hasil kerja sama strategis antara Kementerian Pertanian dan Danantara yang turut mengambil peran dalam pendanaan dan pelaksanaan program tersebut.
"Pendanaan dari Danantara, akan dibangun di seluruh Indonesia yang kekurangan, shortage, untuk daging ayam dan telur," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!
-
Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?
-
Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna
-
Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi
-
IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China
-
Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed
-
Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense
-
Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah