- Perdagangan aset kripto pada awal November kedua mengalami tekanan berat.
- Bitcoin (BTC) terkoreksi 14,63% dalam sebulan, sementara altcoin seperti Solana (SOL) terpukul lebih dalam.
- Koreksi pasar ini dipicu kekhawatiran siklus halving historis dan gelombang likuidasi pada posisi leverage.
Suara.com - Perdagangan aset kripto pada awal pekan kedua bulan November dibuka dengan tekanan yang sangat berat.
Gelombang merah menyapu hampir seluruh aset berkapitalisasi pasar besar di jajaran sepuluh teratas (Top 10), mencerminkan perubahan drastis sentimen investor global yang kini beralih ke mode penghindaran risiko atau risk-off.
Ketidakpastian pasar membuat para pedagang memilih untuk menarik modal dari aset berisiko tinggi.
Berdasarkan pemantauan data pasar terkini, Bitcoin (BTC) sebagai aset kripto utama diperdagangkan pada level US$91.480,55. Angka ini menunjukkan koreksi yang cukup dalam sebesar 14,63 persen dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Penurunan harga ini berdampak langsung pada kapitalisasi pasar Bitcoin yang kini menyusut menjadi sekitar US$1,83 triliun, menghapus sebagian besar keuntungan dan momentum bullish yang sempat terbentuk sejak awal tahun.
Tekanan jual tidak hanya melanda Bitcoin, tetapi justru menghantam pasar altcoin dengan dampak yang lebih signifikan. Ethereum (ETH), sebagai aset kripto terbesar kedua, tidak luput dari koreksi.
ETH tercatat melemah 3,06 persen secara harian dan anjlok hingga 15,34 persen dalam sepekan, menyeret harganya ke level US$3.033,82.
Kondisi yang lebih memprihatinkan terlihat pada jajaran altcoin lainnya. Solana (SOL) menjadi salah satu aset yang paling terpukul dalam aksi jual kali ini.
Harganya merosot tajam sebesar 5,40 persen dalam 24 jam terakhir dan mencatatkan penurunan mingguan mencapai 21,45 persen, menempatkan harganya di posisi US$131,52.
Baca Juga: Harga Bitcoin Tengah Ambruk, Investor Disarankan Ambil Langkah Ini
Nasib serupa dialami oleh XRP, yang mencatatkan pelemahan signifikan sebesar 3,81 persen secara harian dan 15,15 persen secara mingguan, kini diperdagangkan di level US$2,15.
Aset-aset populer lainnya juga terseret arus bearish, di mana Dogecoin (DOGE) merosot 4,39 persen dan Cardano (ADA) amblas 4,93 persen.
Derasnya aksi jual pada altcoin ini menandakan kepanikan investor yang mencoba melikuidasi portofolio berisiko tinggi mereka.
Di sisi lain, dua stablecoin terbesar, Tether (USDT) dan USD Coin (USDC), bergerak relatif stabil. Meskipun pergerakan harganya terlihat datar, terdapat volatilitas kecil yang mengindikasikan adanya penurunan likuiditas di pasar.
Hal ini menandakan bahwa investor memilih untuk memarkir dana mereka dalam bentuk aset stabil (cash) sembari menanti sinyal pasar yang lebih jelas.
Tekanan yang terjadi saat ini menambah daftar panjang kekhawatiran pasar menyusul pelemahan Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo