- Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR Dasco bertemu intensif dua kali dalam sepekan.
- Pembahasan mencakup kesejahteraan ojol, reforma agraria, Haji 2026, serta aspirasi kepala desa mengenai program desa.
- Pertemuan awal fokus pada target ekonomi 8 persen dan percepatan hilirisasi SDA.
Suara.com - Ritme kerja pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, menunjukkan akselerasi tinggi.
Hal ini tercermin dari intensitas pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang berlangsung dua kali dalam sepekan di Istana Merdeka, Jakarta.
Pertemuan maraton ini mengisyaratkan adanya upaya kuat untuk menyinkronkan agenda eksekutif dan legislatif demi percepatan realisasi program-program prioritas.
Pertemuan kedua yang digelar pada Kamis (20/11/2025), menjadi sorotan setelah pertemuan pertama berlangsung pada Senin, 17 November 2025.
Jika pertemuan awal lebih banyak menyoroti isu-isu makro dan strategis, pertemuan kedua justru menyentuh langsung persoalan-persoalan yang dekat dengan denyut nadi masyarakat.
Masalah ojol
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah upaya konkret untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para pengemudi ojek online (ojol).
Isu ini menjadi perhatian serius, mengingat jutaan masyarakat Indonesia menggantungkan hidupnya pada sektor ekonomi gigital ini.
Baca Juga: Prabowo dan Dasco Bertemu di Istana: Bahas Kesejahteraan Ojol hingga Reforma Agraria
Selain itu, agenda kerakyatan lainnya yang menjadi fokus adalah percepatan program reforma agraria dan redistribusi lahan yang dipastikan harus berpihak kepada rakyat kecil.
Dikutip dari akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, pertemuan tersebut membahas agenda yang sangat luas dan fundamental.
"Dalam pertemuan dibahas berbagai hal, mulai dari upaya peningkatan kesejahteraan pengemudi ojek online, reforma agraria dan redistribusi lahan yang berpihak kepada masyarakat, hingga penyelenggaraan pelayanan ibadah haji tahun 2026,” tulis akun Sekretariat Kabinet.
Aspirasi kades
Tidak hanya berhenti pada isu populis, Dasco dalam kesempatan itu juga bertindak sebagai penyambung lidah para kepala desa.
Ia menyampaikan aspirasi penting yang diserap dari Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI). Para kepala desa berharap program unggulan pemerintah, khususnya yang bersentuhan langsung dengan ekonomi pedesaan, dapat dioptimalkan.
Berita Terkait
-
Prabowo dan Dasco Bertemu di Istana: Bahas Kesejahteraan Ojol hingga Reforma Agraria
-
Cegah Lonjakan Harga Jelang Nataru, Prabowo Minta Ganti Menu MBG dengan Daging dan Telur Puyuh
-
RUU KUHAP Resmi Disetujui DPR dalam Rapat Paripurna
-
Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo - Dasco: Genjot Ekonomi 8 Persen
-
KUHAP Baru Disahkan! Gantikan Aturan Warisan Orde Baru
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis
-
Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi
-
Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN
-
Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM