- OJK membuka dua jalur rekrutmen SDM tahun 2025, yaitu PCAM 9 untuk lulusan baru dan MLE bagi profesional berpengalaman.
- Pendaftaran online terpusat ini dibuka terbatas mulai 21 November hingga ditutup pada 27 November 2025.
- Calon pelamar wajib memenuhi kualifikasi spesifik IPK minimal 3.00 dan tidak dikenakan biaya apapun selama proses.
IPK: Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 dari skala 4.00.
Usia Maksimal: 33 tahun (untuk posisi Asisten Manajer) dan 36 tahun (untuk posisi Manajer).
Pengalaman Kerja: Minimal tiga tahun sebagai Asisten Manajer Madya, atau minimal enam tahun sebagai Manajer di bidang yang relevan.
Program Studi Relevan: Teknik Informatika, Manajemen, Matematika, Ekonomi, Akuntansi, dan bidang-bidang terkait.
Cara Daftar
Proses pendaftaran OJK 2025 dilakukan secara online dan terpusat:
Akses Situs Resmi: Kunjungi laman resmi OJK untuk rekrutmen melalui tautan ojk-pcam9mle.shl.co.id.
Pilih Program: Pilih program rekrutmen yang sesuai dengan kualifikasi Anda (PCAM 9 atau MLE).
Buka Akun dan Lengkapi Data: Buat akun pendaftaran dan isi formulir dengan data diri yang lengkap dan akurat.
Unggah Dokumen: Unggah seluruh dokumen persyaratan yang diminta, termasuk Ijazah, Transkrip Nilai, dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Baca Juga: Apa Itu Ghost Job dan Ciri-Cirinya? Pencari Kerja Wajib Tahu!
Finalisasi: Pastikan semua data dan dokumen tersimpan dengan benar, lalu selesaikan pendaftaran sebelum tenggat waktu 27 November 2025.
OJK juga memberikan imbauan penting kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan OJK, karena seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apapun.
OJK secara tegas tidak bekerja sama dengan lembaga pendidikan atau bimbingan belajar (bimbel) untuk program rekrutmen ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari