- Ketersediaan cadangan BBM nasional saat ini dipastikan aman pada level 18 hingga 19 hari ke depan.
- Bahlil menegaskan kebutuhan BBM masyarakat masih terpenuhi meski stok bensin Shell dan Vivo sudah habis.
- Ia juga mendorong agar Pertamina dan perusahaan SPBU swasta terus berkoordinasi untuk mengatasi kebutuhan BBM.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM di Tanah Air masih aman, meskipun beberapa perusahaan swasta seperti SPBU Shell dan Vivo sudah kehabisan stok untuk berjualan.
Diwartakan sebelumnya Shell dan Vivo telah kehabisan stok BBM, terutama bensin sejak Oktober lalu. Dua perusahaan SPBU swasta itu juga tak mau membeli basefuel dari Pertamina, karena alasan teknis.
Sementara satu SPBU swasta yakni BP-AKR sudah sepakat membeli basefuel dari Pertamina senilai 100.000 barel dan kini sudah mulai kembali menjual bensin di stasiun-stasiun mereka.
"Saya harus meyakinkan bahwa, sampai dengan hari ini stok BBM kita aman. Cadangan kita di angka 18 hari, minimalnya itu kan 18 hari sampai dengan 19 hari dan clear," kata Bahlil di Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Dengan ketersedian itu, kekosongan stok BBM di SPBU milik sejumlah badan usaha swasta tidak akan mempengaruhi kebutuhan masyarakat.
"Artinya, sahabat-sahabat saya pelaku usaha swasta sekalipun tidak menjalankan penjualan bensin khususnya, tetapi alhamdulillah rakyat kan tetap tersedia barang-barang yang dibutuhkan," kata Bahlil.
Bahlil juga mengaku sudah membahas hal tersebut dengan PT Pertamina (Persero) dan mendorong agar terjalin business to business (B2B) dengan badan usaha swasta untuk pembelian BBM.
"Saya rapat sama Pertamina. Silakan saja secara B2B dikolaborasikan dengan baik," saran Bahlil.
Sebelumnya pada akhir Oktober lalu President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian mengatakan belum mencapai kesepakatan komersial untuk pasokan base fuel dengan Pertamina Patra Niaga.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Naik Oktober 2025
“Saat ini belum mencapai kesepakatan business to business terkait aspek komersial untuk pasokan base fuel dari Pertamina Patra Niaga,” ujar Ingrid dalam keterangan tertulisnya.
Ia menerangkan pembahasan dengan Pertamina itu terkait pasokan impor base fuel atau bahan bakar murni.
Shell pun terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan agar produk bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin tersedia kembali di jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell, sesuai dengan standar keselamatan operasional, prosedur, dan pedoman pengadaan BBM Shell.
Berita Terkait
-
Pertamina Mulai Bersiap Produksi Massal Avtur dari Minyak Jelantah
-
Merasa Terbantu Ada Polisi Aktif Jabat di ESDM, Bagaimana Respons Bahlil soal Putusan MK?
-
Anggota DPR: Kasus Pertalite Campur Air di Jawa Timur Cuma Isu Medsos
-
Bos Pertamina Sebut Negosiasi Shell dan Vivo Soal Pembelian BBM Murni Masih Jalan
-
Belum Ada Kata Sepakat, Shell Indonesia Mau Temui Pemerintah Lagi Bahas Stok BBM
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
IHSG Ditutup Longsor Lagi, 494 Saham Kebakaran
-
LPDP Ungkap Beasiswa Kini Fokus ke Program STEM, AI-Semikonduktor, hingga Hilirisasi
-
Riset LPEM FEB UI Ungkap Dampak Kontribusi Pindar ke PDB Indonesia
-
Kemenperin Bantah Isu PHK Mie Sedaap, Sebut Hanya Pekerja Outsourcing
-
Impor Masih Dominan, Emiten Petrokimia TPIA Bidik Penguatan Pasar Domestik
-
Viral Kasus Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Ancam Pamerkan Nama Alumni Bermasalah
-
Penerimaan Pajak Naik, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat pada Kamis
-
LPDP Mau Gandeng Danantara Siapkan Lapangan Kerja buat Alumni Penerima Beasiswa
-
PITT Jual Bisnis Hotel dan Fokus Sektor Kapal Usai Diakusisi Jinlong Resources
-
Cara Lapor SPT Tahunan Orang Pribadi Melalui Coretax DJP Lengkap Terbaru