- Bank Indonesia mendorong literasi keuangan generasi muda sebagai fondasi penting berinvestasi dengan bijak dan memahami risiko.
- Destry Damayanti menggarisbawahi tiga kunci pengelolaan keuangan cerdas, yaitu memahami profil risiko, perencanaan keuangan sejak dini, dan investasi jangka panjang.
- Berbagai otoritas menekankan pentingnya perencanaan dana darurat, diversifikasi instrumen, dan memastikan legalitas investasi melalui pengawasan OJK.
Kedua, periode waktu dalam melakukan investasi baik jangka pendek, menengah, dan panjang. Ketiga, perlunya diversifikasi risiko ke berbagai instrumen investasi.
"Selain itu, bagi generasi muda yang saat ini sedang menempuh pendidikan, investasi dalam bidang pendidikan juga memegang peranan penting agar dapat menjadikan generasi yang cerdas dan memiliki masa depan yang gemilang," bebernya.
Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan, Irhamsah, menyampaikan dalam melakukan investasi keuangan, investor perlu memastikan produk investasi yang dituju telah memiliki izin dari otoritas berwenang di sektor keuangan.
Terkait hal ini, OJK telah membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Illegal (Satgas PASTI) bersama dengan otoritas, kementerian, dan lembaga terkait yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan dari aktivitas keuangan ilegal, di berbagai sektor yang dapat menimbulkan risiko bagi masyarakat serta stabilitas keuangan.
"Melalui Satgas PASTI, berbagai tindakan pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terkoordinasi," tandasnya.
Berita Terkait
-
Waduh, Aliran Modal Asing Indonesia yang Kabur Tembus Rp 3,79 Triliun
-
Cadangan Devisa RI Terkuras di 2024, Gubernur BI Ungkap Alasan Utama di Baliknya
-
Data Uang Nganggur di Pemda Berbeda, BI: Itu Laporan dari Bank Daerah
-
BI: Waspadai Inflasi Akhir Tahun, Harga Pangan Mulai Melonjak
-
Waduh, Potensi Kerugian Akibat Serangan Siber Tembus Rp 397,26 Kuadriliun
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis