Bisnis / Keuangan
Minggu, 30 November 2025 | 10:35 WIB
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (WIFI)

Mengawali kariernya sebagai jurnalis di Yogyakarta—tempat ia bergaul dengan tokoh seni seperti Emha Ainun Najib—Adhie pindah ke Jakarta dan menjadi redaktur di berbagai media terkemuka pada era 1970-an, termasuk Majalah Le Laki, Majalah Anita, hingga Majalah Kartini.

Pada masa puncaknya, Adhie bergabung dengan Grup Bakrie dan menjabat sebagai produser hingga Corporate Communications ANTeve.

Puncak karier politiknya adalah ketika ia dipercaya menjadi salah seorang Juru Bicara Presiden RI pada era kepemimpinan KH Abdurrahman Wahid (tahun 2000). 

Lonjakan harga saham INET juga dipicu oleh sentimen positif dari rencana korporasi besar.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 20 Agustus silam, perseroan telah mengantongi izin untuk melakukan aksi korporasi rights issue atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), disertai penerbitan Waran Seri II.

Manajemen INET berencana menerbitkan 12,8 miliar saham baru dengan nominal Rp10 dan menerbitkan 3,2 miliar Waran Seri II.

Dana segar yang didapatkan dari aksi rights issue dan waran ini rencananya akan dialokasikan untuk pengembangan bisnis, baik untuk belanja modal maupun modal kerja.

INET kini tengah menggali prospek pengembangan usaha di dua proyek strategis, yaitu:

Proyek Submarine Cable (Kabel Bawah Laut).
Proyek pembangunan Fiber to the Home (FTTH).

Baca Juga: Waskita Karya Rampungkan Transaksi Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis - Cibitung Rp3,28 Triliun

Strategi ekspansi ini menunjukkan keseriusan INET untuk memperkuat posisinya di pasar infrastruktur digital Indonesia, didukung oleh modal segar yang menjanjikan.

Kontributor : Rizqi Amalia

Load More