- Presiden Prabowo perintahkan Bahlil jaga stok BBM & LPG aman selama Ramadan-Lebaran 2026.
- Antisipasi perang Timur Tengah, RI alihkan impor migas ke Amerika jauhi Selat Hormuz.
- Pemerintah bakal bangun storage baru demi kejar target cadangan BBM nasional hingga 3 bulan.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia mendapatkan perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan stok BBM dan LPG aman selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. Hal itu menjadi penting terlebih adanya perang di Timur Tengah yang mengganggu pasokan minyak dan gas global.
"Kami harus memantau semua perkembangan yang ada dalam kesiapan Lebaran terutama menyangkut dengan energi ya, BBM enggak boleh ada langka, kemudian LPG," kata Bahlil di Jakarta yang dikutip pada Kamis (5/3/2026).
Meski situasi di Timur Tengah tengah memanas, Bahlil menyebut sejauh ini belum berdampak terhadap pasokan energi nasional. Dalam dua bulan kedepan stoknya menurut Bahlil masih aman.
"Kalau sampai dengan sekarang belum terganggu," kata Bahlil.
Namun demikian pemerintah akan terus memantau perkembangannya, apalagi jika perang terus berlangsung lama.
"Tapi ke depan kan, pasti kalau perangnya lama, pasti akan berdampak," ucapnya.
Sebagai langkah antisipasi dengan ditutupnya Selat Hormuz, pemerintah kini mengalihkan impor migas nasional dari Timur Tengah ke Amerika Serikat.
"Kita sudah mengalihkan antisipasinya ke Amerika atau ke daerah negara-negara yang tidak ada kaitannya dengan Selat Hormuz," sebut Bahlil.
Bahlil menyebut ketahanan BBM nasional saat ini berada di level 23 hari. Upaya peningkatan cadangan energi ini masih terbentur keterbatasan volume penyimpanan nasional yang kapasitasnya hanya mencukupi untuk 26 hari.
Baca Juga: Apakah Ada ATM BRI Pecahan Rp 10 Ribu buat Lebaran 2026?
Untuk pemerintah kita berencana membangun storage untuk meningkatkan volume stok minyak nasional.
"Makanya sekarang arahan Bapak Presiden segera kita membangun storage. Jadi bukan kita nggak punya cadangan untuk mengisi minyak, tapi sekarang mau taruh di mana?" ujarnya.
"Inilah kekurangan kita, tapi tidak usah kita saling menyalahkan siapa-siapa. Ini yang harus kita perbaiki dengan cara apa? Membangun storage, agar cadangan kita bisa sampai dengan 3 bulan," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi