Suara.com - Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahap kedua mulai disalurkan secara bertahap pada November 2025.
Program ini merupakan inisiatif pemerintah untuk mendukung daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di tengah peningkatan kebutuhan ekonomi. Total bantuan yang diterima setiap keluarga mencapai Rp900.000.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bahwa dana ini disalurkan untuk periode tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember 2025, dengan rincian Rp300.000 per bulan yang dicairkan sekaligus.
Hingga Jumat (21/11/2025), dilaporkan sebanyak 27.335.477 keluarga telah menerima BLT Kesra.
BLT Kesra menargetkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berpenghasilan rendah yang datanya tercantum dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Agar proses pendaftaran berjalan lancar, calon penerima harus memenuhi beberapa syarat utama:
1. Dokumen Administratif Wajib:
KTP elektronik yang masih berlaku.
Kartu Keluarga (KK) terbaru.
Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid dan telah sinkron dengan data Dukcapil.
Baca Juga: BLT Rp900 Ribu 2025 Kapan Cair? Cek Nama Penerimanya dari Kemensos
Surat keterangan tidak mampu (jika diperlukan oleh otoritas setempat).
2. Kriteria Sosial Ekonomi Prioritas:
Calon penerima diutamakan bagi mereka yang memenuhi indikator kerentanan sosial, antara lain:
Memiliki penghasilan rendah atau tidak memiliki pekerjaan tetap.
Termasuk dalam kategori Rumah Tangga Miskin (RTM) atau berisiko miskin.
Terdapat lansia atau penyandang disabilitas dalam keluarga rentan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik
-
Properti Dinilai Tetap Jadi Motor Ekonomi, Asal Tak Didominasi Segelintir Pelaku Usaha
-
Bahlil Buka Suara Nasib Dua Kapal Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz
-
Harga Perak Antam Ambles Parah, Efek 'Super Dollar' Guncang Pasar Logam Mulia
-
Dolar AS Makin Ganas, Rupiah Masih Sakit ke Level Rp16.922
-
Emas Antam Ambruk, Hari Harganya Rp 3.045.000/Gram
-
Presiden Perancis Sebut Serangan ke Iran 'Ilegal', Trump Ancam Boikot Sekutu Barat
-
Tar dan Nikotin Dibatasi, Industri Kretek Nasional Terancam Lumpuh
-
Laba Meroket, Segini Besaran Dividen Maybank Group
-
Eks Bendahara TPN Ganjar-Mahfud Lolos Seleksi Bos OJK