- Menko Airlangga menegaskan pihaknya tengah memacu diplomasi dagang untuk menekan tarif impor AS.
- Pemerintah mengincar tarif 0 persen.
- Indonesia tidak boleh membiarkan kinerja ekspor terus tertekan akibat tarif masuk yang masih tinggi.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tengah memacu diplomasi dagang agresif untuk menekan tarif impor Amerika Serikat terhadap produk Indonesia hingga mencapai 0 persen. Langkah ini disebut krusial untuk menjaga daya saing ekspor nasional sekaligus melindungi jutaan pekerja sektor padat karya.
Airlangga menyampaikan arahan khusus Presiden Prabowo Subianto agar diplomasi perdagangan dengan AS dipercepat. Menurutnya, Indonesia tidak boleh membiarkan kinerja ekspor terus tertekan akibat tarif masuk yang masih tinggi.
“Presiden mendorong penurunan tarif Amerika dari 32 persen menjadi 19 persen, melindungi lima juta pekerja di sektor apparel, furnitur, dan produk tropis seperti CPO, karet, kopi, dan kakao,” ujar Airlangga dalam Rakernas Kadin Indonesia, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Namun target pemerintah tidak berhenti pada penurunan bertahap. Airlangga menegaskan sasaran utamanya adalah menjadikan tarif produk Indonesia ke AS sebesar 0 persen agar posisi tawar ekspor RI setara dengan negara pesaing yang sudah menikmati fasilitas dagang strategis.
Menurutnya, tarif tinggi yang masih diberlakukan AS membuat industri domestik rentan kehilangan pasar. Tanpa koreksi tarif, produk unggulan Indonesia akan terus menghadapi tekanan, sementara negara pesaing mendapatkan bea masuk lebih rendah berkat perjanjian dagang besar yang telah mereka kantongi.
“Targetnya, produk tersebut mendapatkan tarif 0 persen,” tegasnya.
Airlangga menjelaskan penurunan tarif itu bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial. Dengan pekerja sektor padat karya mencapai lima juta orang, menjaga kinerja ekspor berarti menjaga keberlangsungan hidup jutaan keluarga.
Selain itu, tarif lebih rendah akan membuka ruang ekspansi bagi pelaku usaha yang selama ini tersendat masuk ke pasar AS. Pemerintah, kata Airlangga, terus memperluas jalur negosiasi, termasuk menyelesaikan berbagai perjanjian besar seperti EU CEPA, Canada CEPA, serta akses CPTPP yang mulai dibuka pada 2026.
“Indonesia juga memulai akses CPTPP pada 2026 bersama Meksiko dan Peru. Kemudian BRICS menjadi pasar baru, dengan Indonesia bergabung ke New Development Bank dan berkontribusi sebesar 1 miliar dolar,” ujarnya.
Baca Juga: Pemerintah Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 di Atas 5,4 Persen
Ia meminta dunia usaha untuk terus menopang langkah pemerintah. Menurutnya, keberhasilan menekan tarif AS hingga 0 persen akan membuka peluang ekspor baru dalam skala besar dan memperkuat daya saing industri nasional di pasar global.
“Targetnya tetap: tarif 0 persen,” pungkas Airlangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering
-
Tayang 2 September, Portrait of a Family Hadirkan Kisah Keluarga Penuh Haru
-
Kenapa AI Terasa Lebih Enak Diajak Curhat daripada Manusia? Ini Penjelasan Peneliti
-
Kesalahan Pakai Day Cream Menurut Dokter yang Bikin Wajah Tetap Kusam
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Turun, Beras dan Gula Justru Naik
-
Dikawal Ketat Brimob Bersenjata, Tersangka Korupsi Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung Usai Jumatan
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Sambangi Gedung Bundar, Hotman Paris Bakal Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah?
-
4 Stylus Pen Universal Terbaik untuk HP dan Tablet, dengan Palm Rejection Cuma Rp70 Ribuan
-
9 Bank Sudah Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Terbaru BPRS Hasanah