- Kementerian ESDM dan BP Danantara akan membahas hasil uji kelayakan 18 proyek hilirisasi pada Selasa, 9 Desember.
- Fokus pertemuan adalah mengevaluasi perkembangan studi kelayakan dari 12 proyek hilirisasi sektor energi ESDM.
- Sebanyak 18 proyek senilai Rp 600 triliun tersebut ditargetkan mulai berjalan pada 2026.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan bertemu dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) pada pekan depan untuk membahas hasil uji kelayakan atau feasibility study (FS) terkait 18 proyek hilirisasi di sektor energi.
Sekretaris Jenderal ESDM, Ahmad Erani Yustika, mengatakan pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya yang digelar Danantara bersama Kementerian ESDM, dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Pertemuan itu akan digelar pada Selasa (9/12).
"Ada pertemuan lanjutan hari Selasa depan, kami akan bertemu dengan Danantara untuk melihat perkembangan terakhir mengenai FS yang sudah dikerjakan di sana. Dan apa saja yang kira-kira bisa dilakukan percepatan untuk proyek hilirisasi ini," kata Erani kepada wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (5/12/2025).
Dalam pertemuan itu, Kementerian ESDM akan mendengarkan langsung soal uji kelayakan yang telah dilakukan oleh Danantara.
"Apa saja yang sudah dikerjakan dan sampai sejauh mana perkembangan untuk FS ini pada masing-masing proyek tadi itu," kata Erani.
Dalam pertemuan nanti, Erani juga belum dapat memastikan apakah akan ada keputusan yang diambil terkait dengan percepatan proyek hilirisasi itu.
"Kita lihat nanti pas hari Selasa perkembangannya, kami ingin mendengarkan dari Danantara juga," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, dari 18 proyek hilirisasi yang digagas Danantara, 12 di antaranya berada di sektor ESDM. Adapun rinciannya proyek minerba, 2 proyek transisi energi, dan 2 proyek ketahanan energi. Sementara 6 proyek lainnya berada di sektor pertanian dan perikanan.
Adapun nilai proyeknya secara keseluruhan mencapai Rp 600 triliun. Sesuai target 18 proyek hilirisasi akan mulai berjalan pada 2026.
Baca Juga: Kementerian ESDM: Listrik di Aceh akan Pulih Kembali Sabtu Besok!
Diproyeksikan 18 proyek itu akan menciptakan 270 ribu lapangan pekerjaan yang akan tersebar di luar pulau Jawa.
Berita Terkait
-
Impor Pertalite Capai 60 persen dari Kebutuhan 39 Juta kl per Tahun
-
Menkeu Purbaya Puji Bahlil: Cepat Ambil Keputusan, Saya Ikut
-
ESDM: Tahun Depan SPBU Swasta Bisa Impor BBM Sendiri Tanpa Bantuan Pertamina
-
Purbaya Temui Bahlil, Bahas Potensi Kekurangan LPG 3Kg Jelang Nataru
-
Target Produksi Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2029, ESDM Ajak Investor Garap 108 Cekungan Migas
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
-
Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis
-
Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026
-
Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional
-
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
-
Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun
-
Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100
-
Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara