- Kementerian ESDM menargetkan pemulihan listrik di Aceh yang terdampak bencana akan selesai pada Sabtu (5/12/2025).
- Kerusakan infrastruktur kelistrikan utama terdapat pada tower transmisi jalur Bireuen - Arun akibat banjir dan longsor.
- Total 1,6 juta pelanggan listrik terdampak di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh akibat bencana alam tersebut.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan listrik di sejumlah wilayah di Aceh yang terdampak banjir dan longsor akan pulih kembali pada Sabtu (5/12/2025).
Juru bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengatakan saat ini pemerintah bersama PLN sedang melakukan perbaikan terhadap infrastruktur kelistrikan yang terdampak.
"Targetnya Sabtu ini sudah nyala," kata Anggia saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (5/12/2025).
Setidaknya, bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh menyebabkan sejumlah infrastruktur kelistrikan terdampak, salah satunya titik tower transmisi pada jalur Bireuen - Arun, yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Anggia mengatakan, transmisi pada jalur Bireuen - Arun saat ini dalam proses perbaikan.
Bahkan, beberapa alat dan materialnya dianggkut menggunakan udara, kemudian didistribusikan dengan berjalan kaki.
"Jadi memang kesulitan infrastruktur di sana. Memang sutret itu kan di tengah hutan ya. Untuk menyambungkan semua wilayah Aceh. Itu yang dikejar oleh Pak Menteri untuk diselesaikan oleh PLN," kata Anggia.
Sementara itu, secara keseluruhan terdapat 1,6 juta pengguna listrik yang terdampak di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Saat ini, kata Anggia, pemerintah dan PLN sedang mengupayakan pemulihan agar listrik dapat tersambung kembali.
Baca Juga: Bukan Stok Habis, Kelangkaan BBM di Aceh, Sumut, Sumbar Karena Akses Distribusi
Sebagaimana dilaporkan Kementerian ESDM sebelumnya, banjir dan longsor yang terjadi di Aceh mengakibatkan sejumlah infrastruktur kelistrikan mengalami kerusakan.
Akibatnya sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, hingga Aceh Selatan dan Aceh Singkil.
Tercatat hingga Kamis (4/12), bencana yang terjadi di Aceh mengakibatkan 277 orang meninggal, dan 193 orang dilaporkan hilang. Selain itu, sebanyak 479.300 orang harus mengungsi.
Berita Terkait
-
Google Munculkan Peringatan saat Pencarian Bencana Banjir dan Longsor
-
Menkeu Purbaya Wanti-wanti Banjir Sumatra Ancam Pertumbuhan Ekonomi RI
-
Harap Sabar, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Baru Bisa Dirasakan 2032
-
Jasa Perawatan Pembakit Listrik RI Laris Manis Dilirik Malaysia Hingga China
-
Kunjungi Korban Banjir Sumatera, Bahlil Janji Cabut Izin Tambang Nakal
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Antam Hingga UBS Kompak Meroket
-
Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga
-
TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut
-
BRI Life Incar Pasar Gen Z Lewat Asuransi MODI
-
Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar
-
Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar
-
OJK: MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, Sinyal Positif untuk Investor Asing
-
Promo Spesial BRI di Alfamidi, Dapatkan Hadiah Langsung Belanja Akhir Pekan
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028