Suara.com - Telkom Solution, entitas B2B untuk segmen enterprise dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), terus meneguhkan komitmennya sebagai digital transformation enabler bagi pelaku bisnis di seluruh Indonesia. Berbagai solusi dan layanan komprehensif dikenalkan dalam acara Lintas Teknologi Solutions Day 8th Edition yang diselenggarakan di Royale Golf Halim, Jakarta pada Sabtu, (29/11).
Acara tahunan yang bertema “Living with AI: Opportunity, Risk, or Reality” tersebut bertujuan sebagai ajang kolaborasi ekosistem antara regulator, pelaku industri, dan para pemimpin teknologi yang membahas tentang peta peran AI bagi industri.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini tampil sebagai salah satu pembicara utama yang mengenalkan tentang peran penting Telkom Solution dengan solusi digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dapat diterapkan untuk berbagai kepentingan enterprise lintas industri.
Menurut Dian, saat ini industri telekomunikasi dan digital global menghadapi transformasi digital yang cepat, dipicu oleh perkembangan AI yang eksponensial. Sebagai pelaku industri terbesar di tingkat regional, perubahan ini berpengaruh ke hampir semua lini bisnis Telkom.
"Di regional, Telkom adalah yang paling besar dan lengkap. Di darat, laut, dan udara, Telkom mempunyai ekosistem digital baru yang lengkap dari infrastruktur yang sangat mumpuni dan terintegrasi dengan berbagai layanan, terutama cloud dan data center," jelasnya.
Saat ini, Telkom memiliki lebih dari 177 ribu kilometer fiber network, di antaranya 112 ribu lebih kilometer ada di domestik; kabel internasional yang menghubungkan Indonesia dengan dunia luar; lebih dari 271 ribu BTS; 43 ribu plus data center; serta 3 satelit dengan total kapasitas 42,2 Gbps. Dengan infrastruktur terbesar di Indonesia, lebih dari 177 ribu km jaringan fiber, 271 ribu BTS, 35 data center, serta 3 satelit, TelkomGroup siap menjadi mitra strategis transformasi digital bagi industri.
Untuk mengakomodir kebutuhan dan peluang besar itu, Dian memaparkan bahwa TelkomGroup melalui Telkom Solution, telah mengimplementasikan AI for Network untuk mengotomasi operasi jaringan, meningkatkan efisiensi routing, hingga memperkuat perencanaan kapasitas. Telkom juga membangun infrastruktur pendukung AI agar layanan internet lebih reliabel dan mampu menopang lonjakan kebutuhan pemrosesan data.
Guna memastikan pengembangan dan penerapan AI berjalan terarah, aman, dan berdampak nyata bagi industri, Telkom menghadirkan Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) sebagai orkestrator pemanfaatan AI di seluruh TelkomGroup. AI CoE berperan mempercepat pengembangan use case, memperkuat standarisasi teknologi, serta memastikan setiap solusi AI yang dihadirkan Telkom dapat diterapkan secara inklusif dan sesuai kebutuhan sektor industri.
Dian melanjutkan, dengan dukungan infrastruktur dari TelkomGroup sebagai backbone dari digitalisasi yang tersebar di seluruh Indonesia dari Aceh sampai Papua akan semakin mudah bagi pelaku bisnis enterprise untuk menjangkau ragam solusi digital yang dihadirkan di Telkom Solution.
Baca Juga: Telkom & Universitas Negeri Padang Resmikan Digistar Club, Cetak Talenta AI Unggul di Sumbar
Menjawab kebutuhan AI bagi industri tersebut, Telkom menghadirkan Telkom AI Center of Excellence yang merupakan sebuah inovasi dari Telkom untuk menyiapkan talenta digital masa depan agar adaptif dengan perkembangan kecerdasan buatan dan tetap berdaya saing global.
Telkom AI Center of Excellence juga membangun ekosistem kolaborasi melalui empat pilar utama — AI Campus, AI Connect, AI Playground, dan AI Hub — yang memungkinkan industri, akademisi, regulator, dan komunitas bekerja bersama mengembangkan solusi AI yang dapat langsung diimplementasikan di berbagai sektor. Pendekatan ini memastikan setiap inovasi AI Telkom tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga terstandarisasi, aman, dan siap dioperasionalkan oleh pelanggan enterprise.
Harapannya, Telkom AI Center of Excellence dapat menjadi kekuatan ekonomi baru dan menghadirkan ekosistem digital Indonesia yang berdaulat dan berkelanjutan. Melalui Telkom AI Center of Excellence, Telkom tidak hanya menyiapkan talent terbaiknya agar dapat memanfaat AI untuk kebutuhan industri secara tepat, namun Telkom juga senantiasa menjaga keamanan berbagai data yang diolah. ***
Berita Terkait
-
Telkom & Universitas Negeri Padang Resmikan Digistar Club, Cetak Talenta AI Unggul di Sumbar
-
MarkPlus Conference 2026 Resmi Hadir, Momentum Strategis di Tengah Gelombang AI dan Dinamika China
-
Dampak Kebijakan Penyeragaman Kemasan Rokok Terhadap Buruh
-
Suara Nelayan Tenggelam: Bertahan di Tengah Banjir Izin Industri
-
Biang Kerok Banjir dan Longsor: Sawit, Tambang, atau Kertas?
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil
-
BPK Dukung BULOG Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Akuntabel
-
Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto
-
Rupiah Melemah ke Rp17.988, Dipicu 'Ulah' Trump dan Rapor Merah Ritel Domestik
-
Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti
-
Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April
-
Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap
-
Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?
-
Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!
-
Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak