- ExxonMobil meluncurkan Mobil Diesel berkualitas tinggi dengan Sulfur Rendah melalui proses pencampuran canggih.
- Perluasan layanan kini mencakup kapal kecil di Terminal Kariangau, Kalimantan Timur mulai 7 Desember 2025.
- Layanan baru ini menawarkan pemenuhan pesanan same-day service untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Suara.com - ExxonMobil mengenalkan bahan bakar Mobil Diesel yang dihasilkan melalui proses pencampuran canggih dan protokol pengujian yang ketat. Kualitas produk ini ditandai dengan kandungan Sulfur Rendah serta tampilan visual yang jernih dan terang.
Terminal tersebut menerapkan standar keselamatan yang ketat untuk memastikan operasi pemuatan berlangsung aman dan efisien.
Polhan Benny, Senior Commercial Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, menjelaskan perluasan jangkauan layanan penyediaan bahan bakar.
"Mobil Diesel tersedia tidak hanya untuk pengisian bahan bakar ke dalam kapal berukuran besar tetapi juga kapal-kapal kecil dengan muatan bahan bakar di bawah 500 KL melalui fasilitas baru di Terminal Bahan Bakar Kariangau Gapura Terminal Energi di Kalimantan Timur," ujar Benny, dalam keterangan resmi yang diterima pada Sabtu (7/12/2025).
Perluasan layanan ini mencakup penyediaan layanan di hari yang sama (same-day service) untuk tugboat bunkering. Layanan ini memungkinkan pemenuhan pesanan pelanggan secara cepat, didukung oleh kemudahan dalam proses pembayaran.
Layanan pengisian bahan bakar yang diperluas dan dioptimalkan ini merupakan wujud komitmen ExxonMobil untuk mendukung upaya ketahanan energi Pemerintah, khususnya di wilayah Kalimantan dan Indonesia secara umum.
Perusahaan menyatakan bahwa layanan serupa juga akan segera ditawarkan di beberapa Terminal di Pulau Jawa tempat ExxonMobil saat ini beroperasi, menandakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan akses dan efisiensi penyediaan bahan bakar di sektor maritim nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Emas Antam Turun Harga di Logam Mulia, Tak Mampu Tembus Rekor Tertinggi
-
IHSG Bangkit di Awal Perdagangan Kamis ke Level 9.052, Tapi Rawan Koreksi
-
Indonesia Hadapi Kesenjangan Adopsi AI: 93% Profesional Terpapar, Namun Organisasi Belum Siap
-
Prabowo Kenalkan Prabowonomics di Hadapan Pemimpin Dunia, Apa Itu?
-
QRIS Segera Digunakan di China dan Korsel, India Bakal Menyusul
-
OJK Investigasi Kerugian Kasus Penipuan Kripto dari Youtuber Timothy Ronald
-
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Januari, Tren Lanjutkan Kenaikan Prospek
-
IHSG Diproyeksi Tertekan Pencabutan Izin, Masih Ada Sentimen Positif Rebound
-
Cek di Sini, BEI Buka Lagi Perdagangan 8 Emiten Usai Digembok
-
Harga Emas Lanjutkan Tren Penguatan, di Pegadaian Meroket Berturut-turut