- PT Raharja Energi Cepu (RATU) menandatangani fasilitas pembiayaan Cash Call No 57 dengan PJUC pada 24 Oktober 2025.
- Dana sebesar US$5.109.390 itu untuk menunjang kewajiban pendanaan PJUC dalam Kontrak Kerja Sama Blok Cepu.
- Transaksi ini bertujuan menjaga operasional PJUC di WK Cepu sekaligus memberikan kontribusi pendapatan bagi RATU.
Suara.com - PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU), perusahaan yang dikenal terafiliasi dengan pengusaha Happy Hapsoro, telah mengungkapkan adanya penandatanganan perjanjian fasilitas pembiayaan penting untuk memastikan kelangsungan operasional di sektor migas.
Perjanjian tersebut, dikenal sebagai Fasilitas Pembiayaan Cash Call No 57, diteken pada 24 Oktober 2025 dengan PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC).
Penandatanganan perjanjian ini dilakukan sehubungan dengan kewajiban pendanaan cash call yang diperlukan oleh PJUC.
Dana ini digunakan untuk pemenuhan porsi pembiayaan biaya proyek berdasarkan Kontrak Kerja Sama (KKS) dan Joint Operating Agreement Blok Cepu.
PJUC adalah perusahaan yang memegang dan mengelola Hak Partisipasi sebesar 2,2423% dalam KKS Blok Cepu dan Perjanjian Operasi Bersama (yang mencakup Wilayah Kerja/WK Cepu) sejak 15 Maret 2026.
Sementara itu, RATU sendiri tercatat menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 49% saham PJUC.
Sesuai ketentuan perjanjian, RATU memiliki kewajiban proporsional untuk menyediakan dukungan pendanaan tersebut agar PJUC dapat menjalankan partisipasinya secara penuh dan sesuai ketentuan.
Nilai pembiayaan cash call yang disepakati tercatat sebesar US$5.109.390. PJUC wajib memastikan bahwa fasilitas dana ini digunakan secara eksklusif untuk kepentingan pembiayaan proyek berdasarkan cash call yang disampaikan oleh operator Blok Cepu.
Manajemen RATU, melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu (6/12/2025), menyatakan,
Baca Juga: Harga COIN Naik: Saham Diborong Investor, Bakal Terus Menguat atau Amblas?
“Pelaksanaan transaksi ini diharapkan dapat memastikan pemenuhan kewajiban pendanaan PJUC secara tepat waktu dan menjaga kelangsungan kegiatan operasional PJUC di WK Cepu.”
Selain mengamankan operasional proyek strategis tersebut, transaksi ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan konsolidasian RATU.
Kontribusi tersebut akan terwujud dalam bentuk pendapatan bunga serta nilai ekonomi dari partisipasi PJUC dalam proyek Blok Cepu.
Sementara kabar ini dirilis, harga saham RATU terpantau stabil pada penutupan pasar Jumat kemarin, bergerak di kisaran Rp11.600 hingga Rp11.900.
Saham RATU sendiri diperkirakan telah menguat secara signifikan sekitar 100 persen selama enam bulan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur