- Avian Avian (AVIA) menyumbang 900 kg cat untuk perbaikan atap Lapas Kelas IIB Kalabahi, NTT, sebagai bagian program CSR.
- Sumbangan mencakup cat anti bocor No Drop Anti Panas untuk mengurangi suhu internal Lapas hingga tujuh derajat Celsius.
- Emiten AVIA mencatatkan laba bersih Rp1,19 triliun pada Triwulan III 2025, menunjukkan kinerja keuangan yang positif.
Suara.com - Emiten Avia Avian memberikan kontribusi berupa 900 kg cat untuk peremajaan atap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi di Alor, Nusa Tenggara Timur.
Aksi ini menjadi bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang berkelanjutan.
Perusahaan berkode saham AVIA ini membantu mengatasi kerusakan, termasuk kondisi atap Lapas yang mulai kusam, pudar, bocor, dan keropos, yang merupakan masalah umum bagi fasilitas yang berada di tepi pantai.
Novi Christiana, Deputy Marketing Avian Brands, menjelaskan bahwa perusahaan berusaha memberikan dukungan nyata terhadap fasilitas publik dan lingkungan sosial.
Dalam hal ini, Avian Brands menyediakan produk cat terbaik yang disesuaikan dengan kebutuhan Lapas Kalabahi sebagai tempat pembinaan dan pengamanan bagi warga binaan.
Untuk mengatasi kondisi atap yang bocor dan menciptakan suasana yang lebih sejuk di dalam Lapas, Avian Brands menyerahkan produk spesifik, yakni No Drop Anti Panas.
Cat pelapis anti bocor ini diklaim memiliki kemampuan teruji untuk melindungi bangunan dari kebocoran sekaligus menurunkan suhu di dalam ruangan hingga 7 derajat Celcius.
Selain cat pelapis, Avian Brands juga menyumbangkan cat Yoko Cat Genteng dan Seng dalam nuansa biru untuk memperindah tampilan bangunan. Proses pengecatan atap Lapas dilakukan langsung oleh pengurus Lapas setempat.
Kepala Lapas Kalabahi, Yono, menyatakan bahwa peremajaan atap ini merupakan langkah penting untuk menciptakan lingkungan Lapas yang lebih nyaman dan sejuk bagi warga binaan.
Baca Juga: Sabet Gelar Market Leader, Saham AVIA Berpotensi Menguat Akhir Pekan?
“Berdasarkan hasil penerapan di lapangan, cat ini memberikan lapisan yang merata, cepat kering, warnanya cerah, jadi lebih sejuk, dan tahan lama,” ujar Yono, menyampaikan bahwa warna baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat dan kenyamanan di lingkungan Lapas.
## Komitmen dan Dukungan Kinerja Keuangan AVIA
Novi Christiana menambahkan bahwa kegiatan CSR ini merupakan wujud nyata kepedulian Avian Brands terhadap fasilitas publik, masyarakat sosial, dan lingkungan, dengan harapan dapat terus berkontribusi dalam menjadikan Indonesia lebih berwarna.
Di sisi lain, emiten berkode AVIA ini juga menunjukkan tren positif dari segi keuangan dan kinerja. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Triwulan III (Q3) tahun 2025, PT Avia Avian Tbk mencatat laba bersih sebesar Rp1,19 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan tipis dari Rp1,16 triliun yang dicatat pada periode yang sama tahun 2024. Sementara itu, pendapatan bersih (net revenue) untuk Q3 2025 tercatat sebesar Rp407,26 miliar.
Pada penutupan perdagangan hari ini, harga saham AVIA ditutup di angka Rp470, menguat tipis di zona hijau.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya