BUMI
Tingginya porsi saham publik (di atas 30%) memiliki konsekuensi penting:
- Sensitivitas Pasar: Pergerakan harga saham BUMI menjadi sangat sensitif dan cepat bereaksi terhadap sentimen pasar secara umum, berita perusahaan, dan rekomendasi yang dikeluarkan oleh para analis saham.
- Daya Tarik: Kinerja perusahaan yang positif akan dengan cepat menarik minat investor ritel. Misalnya, ketika BUMI mencatatkan kenaikan pendapatan yang melampaui ekspektasi, seperti mencapai US$1 miliar dalam sembilan bulan, hal ini menjadi katalis kuat yang mendorong aksi beli yang masif di pasar.
Secara keseluruhan, struktur kepemilikan saham BUMI menunjukkan adanya kendali yang terkonsolidasi oleh sejumlah entitas besar, namun dengan likuiditas yang tinggi berkat porsi saham publik yang substansial.
Investor perlu mencermati pergerakan para pemegang saham utama ini, karena keputusan mereka sangat memengaruhi arah dan kebijakan perusahaan di masa depan.
Kontributor : Rizqi Amalia
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya