- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi negosiasi ekonomi Indonesia-AS sedang berjalan di Amerika Serikat.
- Pembahasan kini fokus pada penyelesaian aspek teknis dan hukum, khususnya mengenai pengaturan tarif dan pengecualian komoditas.
- Target utama pemerintah Indonesia adalah mencapai pengecualian tarif hingga nol persen untuk komoditas strategis tertentu.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan proses negosiasi ekonomi Indonesia dengan Amerika Serikat sudah berjalan.
Tim perunding Indonesia disebut telah berada di Amerika Serikat hari ini dan mulai melakukan pembicaraan dengan pihak terkait.
Pernyataan itu disampaikan Airlangga saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Minggu (15/11/2025).
Ia mengatakan, pemerintah terus mengawal proses perundingan yang tengah berlangsung tersebut.
“Tim sudah sampai di AS dan mereka sudah mulai bicara, saya lusa ke sana,” ucap Airlangga.
Keberangkatan Airlangga ke Amerika Serikat disebut untuk melanjutkan dan memperkuat pembahasan yang sudah dilakukan oleh tim teknis.
Pemerintah berharap kehadiran langsung Menko Perekonomian dapat mempercepat penyelesaian negosiasi.
Airlangga menjelaskan, pembahasan dengan pihak Amerika Serikat saat ini sudah memasuki tahap akhir.
Fokus utama perundingan diarahkan pada penyelesaian aspek teknis dan hukum.
Baca Juga: Di Depan Prabowo, Airlangga Pamer IHSG Pecah Rekor ke Level 8.600
“Legal drafting-nya yang lagi dibahas,” kata Airlangga.
Ia menyebut, perundingan tersebut berkaitan dengan pengaturan tarif dan pengecualian untuk sejumlah komoditas Indonesia.
Pemerintah menargetkan hasil konkret dari proses yang tengah berlangsung.
“Kan sudah final perundingannya,” jelasnya Airlangga.
Terkait target yang ingin dicapai, Airlangga menegaskan pemerintah membidik pengecualian tarif hingga nol persen untuk komoditas tertentu.
Hal itu menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan dengan Amerika Serikat.
Berita Terkait
-
Airlangga Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6 Persen, Kalah Optimistis dari Purbaya
-
Upah Magang Nasional Tahap 1 Cair, Airlangga: Alhamdulillah Sudah Dibayar!
-
Hadapi Tarif Baru AS, Pemerintah Dorong IKM Furnitur Garap Pasar Nontradisional
-
Ekspor Kakao Indonesia Terancam Turun Akibat Ulah Donald Trump
-
Daftar Rincian Diskon Tarif Transportasi untuk Libur Akhir Tahun
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor
-
Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI
-
Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih
-
Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja
-
Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit
-
Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI