- Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025 yang digelar AFTECH fokus penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses keuangan digital.
- Acara ini berlangsung 11 November–12 Desember 2025, melibatkan OJK, BI, dan lebih dari 150 mitra strategis nasional serta internasional.
- Hasil BFN mencakup pengesahan Kode Etik Terintegrasi, peningkatan literasi keuangan digital, dan penawaran 170 lowongan pekerjaan baru.
Kegiatan ini menghadirkan konferensi, pameran, serta forum jejaring industri seperti Jakarta Fintech Connect dan Digital x Real Sector Clinic.
Hampir 100 narasumber dari 26 negara terlibat dalam sesi konferensi yang membahas isu strategis industri berdasarkan hasil Annual Members Survey (AMS) 2024–2025 AFTECH.
Secara keseluruhan, BFN Fest tercatat menjaring hampir 4.500 pengunjung dan menjadi ajang pertemuan antara regulator, industri, investor, akademisi, dan masyarakat.
Selama penyelenggaraan BFN 2025, sejumlah capaian strategis juga dicatat, mulai dari penguatan tata kelola industri melalui pengesahan Kode Etik Terintegrasi.
Kemudian, peningkatan literasi keuangan digital dan kesadaran terhadap risiko penipuan online, hingga perluasan kerja sama investasi dan penguatan talenta digital melalui berbagai inisiatif.
Menutup rangkaian kegiatan, Pandu Sjahrir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam BFN 2025, termasuk regulator, mitra industri, dan media.
“BFN 2025 membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci. Ketika regulator, industri, media, dan masyarakat bergerak dalam satu agenda, fintech dapat secara efisien dan efektif menjalankan perannya sebagai enabler bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
OJK Berikan Sanksi Ke-3 Fintech Sektor Pertanian Gagal Bayar, Ini Nama Perusahaannya
-
OJK Beberkan Fintech Penyumbang Terbanyak Pengaduan Debt Collector Galak
-
AFPI Soroti Rendahnya Penyaluran Fintech Lending di Indonesia Timur
-
AFPI Geram, Ajak Pelaku Gerakan Gagal Bayar Pinjol Dipolisikan Biar Ditangkap
-
Rudiantara Ungkap Kasus Fraud eFishery dan Investree Buat Pendanaan Startup RI Anjlok
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026