- Rupiah menguat 0,10 persen pada Jumat (19/12/2025) dibuka di level Rp16.706 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg.
- Penguatan rupiah dipengaruhi sentimen domestik dan global, terutama meredanya tekanan inflasi Amerika Serikat baru-baru ini.
- Analis memperkirakan penguatan rupiah terbatas karena investor mewaspadai prospek kebijakan suku bunga Bank Indonesia ke depan.
Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik menguat pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat (19/12/2025) dibuka pada level Rp16.706 Amerika Serikat (AS).
Alhasil, rupiah menguat 0,10 persen dibanding penutupan pada Kamis yang berada di level Rp 16.723 per dolar AS.
Sementara itu, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.722 per dolar AS.
Penguatan dolar AS terjadi di mata uang asing. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11 persen.
Berikutnya, ada dolar Taiwan yang terkerek 0,05 persen dan peso Filipina naik 0,02 persen Disusul, yuan China yang menguat tipis 0,004 persen.
Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,32 persen.
Kemudian ada yen Jepang yang tertekan 0,12 persen, dan baht Thailand yang terkoreksi 0,08 persen Lalu ada dolar Singapura yang turun 0,05 persen.
Diikuti, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,005 persen terhadap the greenback di pagi ini.
Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah diperkirakan masih akan terjadi.
Baca Juga: Penggunaan Dolar AS Mulai Ditinggalkan, Indonesia-Jepang Pilih Mata Uang Lokal
Pasalnya, pembukaan hari ini dipengaruhi sentimen dalam negeri dan global.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS setelah data inflasi menunjukkan tekanan harga di AS yang mereda, menigkatkan prospek pemangkasan suku bunga the Fed", katanya saat dihubungi Suara.com.
Namun, dia juga mewaspadai reaksi investor mengenai keputusan Bank Indonesia (BI) yang memutuskan untuk memangkas suku bunganya. Hal ini bisa membuat rupiah tertekan.
"Namun penguatan mungkin terbatas, mengingat rupiah juga masih terbebani oleh prospek pemangkasan suku bunga BI. 16.650-16.750," jelasnya.
Berita Terkait
-
Cadangan Devisa Indonesia Melonjak per November, Tembus Rp 2.500 Triliun
-
Rupiah Lemah Pagi Ini di Level Rp 16.665 per USD
-
Rupiah Lemah Tak Berdaya Sore Ini Disebabkan Investor Cemas soal Data Cadangan Devisa
-
Rupiah Melemah Tipis Terhadap Dolar AS, Investor Khawatir Cadangan Devisa Indonesia
-
Rupiah Lesu Lawan Dolar AS Hari Ini, Kondisi Geopolitik Jadi Pemicu
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026