Suara.com - Kasus hukum yang menimpa Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, mengejutkan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dugaan suap.
Di balik hiruk-pikuk kasus tersebut, banyak yang bertanya-tanya mengenai profil dan pekerjaan yang digeluti Ade sebelum akhirnya menduduki kursi orang nomor satu di Kabupaten Bekasi pada Februari 2025 lalu.
Dikenal sebagai bupati termuda dalam sejarah Bekasi, Ade Kuswara Kunang memiliki perjalanan karier yang cukup mentereng di ranah politik lokal meskipun usianya baru menginjak 31 tahun saat dilantik.
Sebelum menjabat di kursi eksekutif, pekerjaan utama Ade Kuswara Kunang adalah sebagai politisi legislatif. Ia tercatat memiliki jam terbang yang cukup tinggi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi.
Berikut adalah perjalanan karier politiknya sebelum menjadi Bupati:
Anggota DPRD Periode 2019–2024: Ade mulai berkiprah sebagai wakil rakyat di usia yang sangat muda. Ia terpilih melalui Fraksi PDI Perjuangan dan mengabdi selama satu periode penuh.
Anggota DPRD Periode 2024–2029: Kepercayaan masyarakat terhadapnya terbukti dengan terpilihnya kembali Ade untuk periode kedua dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Namun, masa jabatan keduanya di DPRD tidak berlangsung lama. Ia memutuskan maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan berhasil terpilih menjadi Bupati Bekasi definitif.
Ia dilantik pada Februari 2025, menggantikan kepemimpinan sebelumnya dan mencatatkan diri sebagai bupati termuda, mengalahkan rekor Neneng Hasanah Yasin.
Baca Juga: Usai Jadi Tersangka Kasus Suap Ijon Proyek, Bupati Bekasi Minta Maaf kepada Warganya
Pekerjaan Ade sebagai anggota legislatif selama dua periode tersebut berjalan beriringan dengan pertumbuhan harta kekayaannya yang signifikan.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan saat ia mulai menjabat sebagai Bupati, total kekayaannya mencapai Rp79,1 miliar.
Harta tersebut didominasi oleh aset properti senilai Rp76,2 miliar yang terdiri dari 31 bidang tanah. Sebagian besar lahan miliknya tersebar di wilayah Bekasi, Karawang, dan Cianjur.
Luas tanahnya yang masif, termasuk satu bidang lahan di Cianjur yang mencapai lebih dari 5 hektare, membuatnya dijuluki sebagai "juragan tanah" dari Bekasi.
Selain aset properti, Ade juga melaporkan kepemilikan beberapa kendaraan mewah, di antaranya:
- Ford Mustang (hasil sendiri) senilai Rp1,4 miliar.
- Jeep Wrangler (warisan) senilai Rp650 juta.
- Mitsubishi Pajero Sport Dakar (hadiah) senilai Rp400 juta.
Sangat disayangkan, karier politik Ade yang sedang berada di puncak harus terganjal persoalan hukum. KPK menetapkan Ade Kuswara Kunang bersama ayahnya, HM Kunang, sebagai tersangka kasus suap.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI