- Gubernur di kota besar harus menetapkan UMP 2026 paling lambat 24 Desember 2025 menggunakan formula baru.
- Formula kenaikan upah melibatkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan variabel alfa (0,5 hingga 0,9).
- Simulasi UMP DKI Jakarta 2026 diproyeksikan mencapai Rp5.344.059 dengan asumsi kenaikan sekitar 5,46%.
Suara.com - Menjelang tenggat waktu krusial pada 24 Desember 2025, jutaan pekerja di kota-kota besar Indonesia tengah menanti keputusan final para gubernur terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026.
Dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengupahan yang baru, spekulasi mengenai besaran kenaikan gaji pun mulai bermunculan.
Pemerintah telah memastikan bahwa formula tahun ini dirancang untuk menjaga daya beli pekerja tanpa mencekik iklim investasi. Bagi kelompok usia produktif 18-45 tahun yang mendominasi angkatan kerja di sektor formal, kenaikan ini sangat dinanti sebagai kompensasi atas kenaikan biaya hidup di pusat-pusat ekonomi seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perhitungan upah tahun 2026 menggunakan variabel yang lebih spesifik berdasarkan kondisi rill daerah.
Formula dasar yang disepakati mengacu pada akumulasi inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang kemudian disesuaikan dengan indeks tertentu.
Secara matematis, formula kenaikan upah minimum tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:
Delta UMP = (Inflasi + Pertumbuhan Ekonomi) x alpha
Dalam hal ini, variabel alpha memegang peranan kunci. Nilai alfa berada dalam rentang 0,5 hingga 0,9 dan ditentukan oleh Dewan Pengupahan Daerah. Semakin besar nilai alfa yang disepakati, semakin tinggi pula persentase kenaikan upah yang akan diterima pekerja.
Simulasi UMP DKI Jakarta 2026: Akankah Tembus Rp5,3 Juta?
Baca Juga: Pramono Anung Targetkan Pembahasan UMP Jakarta 2026 Segera Rampung
Sebagai barometer ekonomi nasional, UMP DKI Jakarta selalu menjadi sorotan utama. Pada tahun 2025, UMP Jakarta berada di angka Rp5.067.381.
Jika kita menggunakan asumsi inflasi tahunan sebesar 2,8% dan pertumbuhan ekonomi Jakarta di angka 5,0%, dengan nilai alfa moderat sebesar 0,7, maka simulasinya adalah sebagai berikut:
Persentase Kenaikan: (2,8% + 5,0%) x 0,7 = 5,46%
Estimasi Kenaikan: 5,46% x Rp5.067.381 = Rp276.678
Proyeksi UMP Jakarta 2026: Rp5.344.059
Jika dewan pengupahan sepakat menggunakan nilai alfa maksimal (0,9), maka kenaikan bisa mencapai 7,02% atau setara dengan nilai UMP baru di kisaran Rp5,42 juta.
Berita Terkait
-
Pramono Anung Umumkan UMP Jakarta Besok: Mudah-Mudahan Nggak Ada yang Mogok Kerja!
-
Kenaikan Gaji Pekerja RI Bakal Melambat 5,8 Persen Tahun 2026
-
Pemerintah Janji Tahun 2026 Tidak Ada Potong Gaji, Formulasi Baru Jadi Jaminan
-
UMP 2026 Diumumkan Hari Ini? Menaker Kasih Bocoran:Insya Allah Menggembirakan
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional