Suara.com - Keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan Indonesia masih menjadi tantangan struktural. Data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Kesehatan menunjukkan Indonesia masih kekurangan sekitar 124.294 dokter umum dari target ideal World Health Organization (WHO) sebesar 1 dokter per 1.000 penduduk, serta defisit 29.179 dokter spesialis dari rasio ideal 0,28 per 1.000 penduduk. Ketimpangan distribusi tenaga medis memperparah kondisi tersebut, dengan sekitar 59% dokter spesialis terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara wilayah kepulauan dan terpencil menghadapi keterbatasan layanan kesehatan.
Sebagai wujud komitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pemerataan akses layanan kesehatan, Finex, pialang teregulasi yang telah meraih peringkat A+++ dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) selama tiga kali berturut-turut pada tahun 2025, memberikan dukungan terhadap misi kemanusiaan Rumah Sakit Kapal (RSK) dr. Lie Dharmawan II yang diinisiasi oleh doctorSHARE di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Finex dalam mendukung layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah dengan keterbatasan fasilitas medis.
Melalui program tersebut, lebih dari 400 penerima manfaat memperoleh layanan kesehatan yang mencakup tindakan operasi mayor dan minor, pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan, serta edukasi kesehatan masyarakat. Inisiatif Rumah Sakit Kapal doctorSHARE sendiri telah beroperasi sejak 2013, menjangkau berbagai pulau terpencil di Indonesia untuk menjawab tantangan minimnya fasilitas kesehatan, keterbatasan tenaga medis, serta sulitnya akses ke layanan spesialis.
Dalam pelaksanaan misi ini, doctorSHARE juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu serta Dinas Kesehatan setempat, guna memastikan layanan berjalan efektif dan tepat sasaran. Finex turut berkontribusi melalui donasi sebesar Rp160.000.000, yang digunakan untuk mendukung operasional dan keberlangsungan layanan medis selama misi berlangsung.
Dukungan ini sekaligus menjadi bagian dari ulang tahun ke-13 Finex, menandai perjalanan perusahaan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan di industri keuangan, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui inisiatif CSR ini, Finex menegaskan komitmennya untuk terus mendukung akses layanan kesehatan dan kesejahteraan komunitas, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah yang masih menghadapi keterbatasan layanan medis. ***
Berita Terkait
-
5 Strategi Jaga Kewarasan Mental di Tahun 2026
-
Ingin Punya Otak Cerdas? Mulailah dengan 7 Kebiasaan Sederhana Ini
-
Lupa Bayar Iuran? Ini Cara Mengecek Tagihan BPJS Kesehatan di Mobile JKN
-
Digital Wellness: Efektifkah HP Jadul Kurangi Stres di Era Digital?
-
Tren Stay at Home Holiday: Kenapa Liburan di Rumah Jadi Pilihan Gen Z?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter