- PT Asuransi Jiwa Mandiri Inhealth telah membayarkan klaim manfaat sebesar Rp 3,9 triliun hingga November 2025.
- Pembayaran klaim tersebut mencakup layanan kesehatan rawat inap, rawat jalan, dan tindakan medis lanjutan.
- Mandiri Inhealth memperkuat layanan melalui integrasi platform digital One by IFG untuk peserta.
Suara.com - PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia atau Mandiri Inhealth telah membayar klaim dan manfaat mencapai Rp 3,9 triliun hingga November 2025.
Pembayaran klaim mencakup layanan asuransi kesehatan seperti rawat inap, rawat jalan, tindakan medis lanjutan, serta berbagai manfaat asuransi kesehatan lainnya.
"Pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp3,9 triliun hingga menjelang akhir tahun 2025 merupakan wujud tanggungjawab kami kepada peserta sehingga seluruh peserta dapat merasakan ragam manfaat dan kenyamanan yang kami hadirkan dalam layanan asuransi kesehatan dan jiwa, secara kumpulan maupun individu," ujar Plt Direktur Utama Mandiri Inhealth, Marihot H Tambunan seperti dikutip, Selasa (30/12/2025).
Mandiri Inhealth juga terus memperkuat kualitas layanan dan pengelolaan risiko agar perlindungan yang diberikan tetap optimal dan sesuai kebutuhan peserta.
“Kami terus berupaya untuk menjaga dan meningkatkan standar layanan agar mampu menjawab kebutuhan layanan perlindungan kesehatan yang semakin berkembang, di saat kondisi inflasi medis juga cukup tinggi,” tambah Marihot.
Mandiri Inhealth terus meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan jaringan provider dan pemanfaatan teknologi digital.
Pada tahun 2025 Mandiri Inhealth memperkuat akses layanannya melalui One by IFG, platform keuangan digital.
One by IFG merupakan aplikasi terintegrasi, menggabungkan ragam produk dan layanan dari ekosistem Indonesia Financial Group (IFG) holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi.
Mandiri Inhealth senantiasa berkomitmen menghadirkan layanan unggul bagi lebih dari 1.6 Juta peserta. Didukung oleh lebih dari 8.000 mitra provider di seluruh Indonesia, meliputi rumah sakit, klinik, laboratorium, dan apotek.
Baca Juga: Prudential Syariah Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,5 Triliun Hingga Kuartal III 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah
-
Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi
-
Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta
-
ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Pemerintah Hemat Rp 130,2 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM
-
Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah
-
ASN WFH Tiap Jumat, Mensesneg Klaim Jadi Momentum Transformasi dan Efisiensi
-
Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi
-
Harga BBM Pertamax Cs Dipastikan Naik, Tapi Besarannya Belum Pasti