- Minggu terakhir Desember 2025, modal asing masuk pasar keuangan domestik mencapai Rp 2,43 triliun menurut catatan Bank Indonesia.
- Secara keseluruhan tahun 2025, modal asing tercatat keluar dari pasar saham dan SRBI, namun beli neto di SBN.
- Premi CDS Indonesia per 1 Januari 2026 mengalami penurunan, sementara Rupiah ditutup Rp 16.670 per USD pada akhir tahun.
Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masih deras masuk pada minggu terakhir 2025. Berdasarkan data transaksi pada 29-31 Desember 2025, investor asing mengguyur dana Rp 2,43 triliun ke pasar keuangan dalam negeri.
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan, Denny Prakoso, mengatakan, modal asing masuk itu masuk ke pasar saham sebesar Rp 1,23 trilun dan pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 1,66 triliun.
"Namun, jual neto sebesar Rp 0,46 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (4/1/2026).
BI mencatat, sepanjang tahun 2025 aliran modal asing masih keluar sebesar Rp 17 triliun di pasar saham dan Rp 110,11 triliun di SRBI, serta beli neto sebesar Rp 2,01 triliun di pasar SBN.
"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," imbuhnya.
Sementara itu, premi Credit Default Swaps (CDS) Indonesia lima tahun per 1 Januari 2026 sebesar 67,78 basis poin (bps). Angka ini turun dibanding dengan 26 Desember 2025 sebesar 69,95 bps.
Adapun, rupiah ditutup di level Rp 16.670 per USD pada Rabu, 31 Desember 2025. Kemudian, imbal hasil atau yield SBN 10 tahun turun ke 6,05 persen.
Lalu, Indeks Dolar (DXY) menguat ke level 98,32, sedangkan Yield US Treasury (UST) Note 10 tahun naik ke level 4,167 persen.
Pada Jumat pagi, 2 Januari 2026, rupiah dibuka pada level Rp16.680 per USD, dan Yield SBN 10 tahun relatif stabil di 6,04 persen.
Baca Juga: Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
Terkini
-
Rupiah Masih Meloyo, Cek Kurs Dolar AS Hari Ini di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA
-
Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Akibat Ulah Trump Kudeta Venezuela
-
Jadwal Rights Issue INET, Pemegang Saham Wajib Tahu Agar Nilai Aset Tetap Kuat
-
SBN Jadi Primadona: Hasil Investasi Asuransi Melonjak 60,43%, OJK Tatap 2026 dengan Optimistis
-
Rupiah Terperosok ke Rp16.730 Pagi Ini, Gejolak Politik AS-Venezuela Jadi Biang Kerok
-
Libur Panjang Usai, IHSG Masih Kuat Menghijau pada Senin Pagi di Level 8.778
-
PNS Wajib Aktivasi ASN Digital 2026, Update Cara Aktifkan MFA di asndigital.bkn.go.id
-
Emas Antam Tiba-Tiba Melonjak Rp 27.000 Jadi Rp 2.515.000 per Gram
-
IHSG Resistance Menuju 8.820, Target Diprediksi Naik Ditopang Aksi Beli Asing
-
Danantara Siap Gas 5 Proyek Hilirisasi Rp 100 Triliun, Mulai Dibangun Februari