- Nilai tukar rupiah melemah 0,23 persen menjadi Rp 16.725 per USD pada penutupan pasar Jumat, 2 Januari 2026.
- Kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat sama dengan kurs pasar penutupan yakni Rp 16.725 per USD pada tanggal tersebut.
- Kurs jual beli dolar AS di bank-bank besar seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BCA menunjukkan variasi harga spesifik.
Suara.com - Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahan pada penutupan Jumat (2/1/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat (2/1/2026) ditutup pada level Rp16.725 per USD.
Alhasil, rupiah melemah 0,23 persen dibanding penutupan pada Rabu yang berada di level Rp 16.680 per USD.
Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.725 per USD.
Dengan pelemahan rupiah membuat Dolar AS bergerak menguat di beberapa perbankan Indonesia. Berikut ini daftar kurs jual beli dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA:
Bank Mandiri
Berdasarkan data Bank Mandiri per 2-4 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.695 per USD dan kurs jual Rp 16.725 per USD. Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.
BNI
Berdasarkan data Bank BNI per 4 Januari, kurs beli USD (e-Rate) adalah Rp 16.704 per USD dan kurs jual Rp 16.764 per USD.
Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.595 - Rp 16.655 (beli) per USD dan Rp 16.830 - Rp 16.865 per USD (jual). Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.
Baca Juga: Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham
BRI
Berdasarkan data Bank BRI per 4 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.688 per USD dan kurs jual Rp 16.790 per USD. Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.
BCA
Berdasarkan data BCA per 3-4 Januari 2026, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.685 per USD dan kurs jual Rp16.745 per USD. Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.530 - Rp 16.655 per USD (beli) dan Rp 16.830 - Rp 16.955 per USD (jual). Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton
-
DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya
-
PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara
-
GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya
-
Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang
-
BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank
-
Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN