-
PINTU menyalurkan 4 perangkat Starlink untuk pemulihan konektivitas pascabencana di Aceh Tamiang.
-
Bantuan disalurkan melalui Tim Relawan Independen dan Yayasan Gerakan Memutus Rantai pada 26–30 Desember 2025.
-
Inisiatif ini mendukung akses internet warga terdampak dan mempercepat pemulihan melalui kolaborasi gotong royong.
Suara.com - PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto terdaftar resmi di Indonesia, turut berkontribusi terhadap pemulihan pasca bencana di Sumatera tepatnya di Aceh yakni Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang.
PINTU menyumbang empat buah Starlink untuk daerah tersebut bekerja sama dengan Tim Relawan Independen dan Yayasan Gerakan Memutus Rantai. Pendistribusian perangkat Starlink dilakukan oleh tim relawan pada 26-30 Desember 2025.
Andy Putra, SVP Strategy & Business PINTU, mengungkapkan komitmen perusahaan untuk membantu pihak-pihak yang terdampak.
"PINTU mengambil bagian untuk mendukung percepatan pemulihan konektivitas dengan mengirimkan empat buah starlink beserta biaya langganannya hingga tiga bulan ke depan yang diserahkan langsung lewat Tim Relawan Independen dan Yayasan Gerakan Memutus Rantai," tutur Andy.
"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga di Aceh untuk bisa terus terhubung dalam jaringan internet guna memudahkan komunikasi dengan kerabat, relawan, dan juga pemerintah,” sambungnya.
Sementara Founder & CEO Ngomongin Uang, Glenn Ardi yang tergabung dalam Tim Relawan Independen mengungkapkan, "Kami mengapresiasi PINTU yang telah memberikan bantuan untuk saudara-saudara kita di Aceh yang terdampak bencana ini."
"Bersama dengan Tim Relawan Independen dan Yayasan Gerakan Memutus Rantai, kami berhasil masuk ke daerah-daerah yang sebelumnya sempat terputus aksesnya, namun saat ini berangsur pulih. Bantuan ini sangat berharga untuk memberikan konektivitas internet bagi warga yang terdampak," urainya.
Seperti diketahui, telah terjadi bencana longsor serta banjir yang berdampak langsung di tiga provinsi di Indonesia di antaranya, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta Aceh.
Banyak akses-akses yang lumpuh dari mulai jalan raya hingga saluran telekomunikasi termasuk jaringan internet.
"Upaya gotong royong dan bahu membahu seluruh pihak, sekecil apa pun kontribusinya, diyakini dapat mendorong percepatan pemulihan bencana ini serta meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak," kata Andy Putra.
"Melalui inisiatif ini, kami ingin bersama-sama memikul beban tersebut dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berkontribusi, demi pemulihan yang lebih cepat," tandasnya.
Berita Terkait
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat
-
Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028
-
Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera
-
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama