- Perum Bulog menambah 50.000 ton beras ke Aceh pascabencana, ditargetkan melebihi total stok 100.000 ton.
- Distribusi awal difokuskan pada wilayah terisolasi seperti Takengon dan Bener Meriah pasca-bencana alam.
- Langkah ini dilakukan untuk stabilitas harga, mitigasi permintaan Ramadan, serta merespons permintaan Gubernur Aceh.
Suara.com - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan pihaknya menambah pasokan beras sebanyak 50.000 ton untuk Provinsi Aceh.
Langkah agresif ini diambil sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor, sekaligus memitigasi lonjakan permintaan menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Penambahan signifikan ini akan mempertebal Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Aceh yang saat ini berdiri di angka 64.889 ton. Dengan injeksi stok baru tersebut, Bulog menargetkan posisi logistik Aceh berada di level aman, yakni melampaui 100.000 ton.
"Ini akan kami dorong lagi sekitar 50 ribu ton supaya betul-betul posisinya aman di atas 100 ribu ton," tegas Ahmad Rizal Ramdhani dikutip dari laman Antara, Sabtu (10/1/2026).
Stabilitas Harga dan Distribusi Wilayah Terisolasi
Bukan sekadar angka, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.
Di tengah masa transisi pemulihan bencana, ketersediaan pasokan menjadi kunci agar tidak terjadi inflasi pangan yang membebani masyarakat.
Selain beras, Bulog juga menyiagakan 307.220 liter minyak goreng sebagai instrumen pendukung kebutuhan pokok warga Aceh.
Rizal menjelaskan bahwa selama masa tanggap darurat, Bulog telah bergerak taktis menyalurkan 12.561 ton beras CBP dan 154 ton cadangan beras daerah melalui koordinasi dengan pemerintah setempat.
Baca Juga: Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
Fokus distribusi pada tahap awal menyasar wilayah-wilayah krusial yang sempat terisolasi akibat bencana alam, seperti Takengon dan Bener Meriah, sebelum diperluas ke Aceh Tamiang dan kabupaten/kota lainnya.
Respons Cepat Permintaan Daerah
Direktur Utama Bulog juga menyoroti kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah.
Menanggapi permintaan khusus dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, Bulog memastikan distribusi logistik mengalir tanpa hambatan ke seluruh pelosok provinsi.
"Khusus untuk Aceh, sesuai dengan permintaan Gubernur Aceh (Muzakir Manaf) kemarin, beliau minta tambahan 5 ribu ton (beras). Dan itu pun sudah kami kirim, syukur alhamdulillah sudah terdistribusi ke masing-masing kabupaten/kota," ujar Rizal.
Upaya penguatan pangan ini juga selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Berita Terkait
-
Update Harga Pangan 29 Desember: Bawang, Cabai, Hingga Beras Kompak Turun
-
Panel BPN Catat Harga Pangan Turun, Cabai dan Beras Ikut Terkoreksi
-
Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah
-
Krisis Energi di Pengungsian Aceh, Rieke Diah Pitaloka Soroti Kerja Pertamina
-
Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN
-
Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat
-
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?
-
Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas
-
Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623
-
Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026
-
Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD