- Harga emas Antam per 1 gram pada Senin, 12 Januari 2026, mencapai Rp 2.631.000, naik Rp 29.000 dari sebelumnya.
- Harga buyback emas Antam hari itu juga naik Rp 29.000, yaitu ditetapkan sebesar Rp 2.484.000 per gram.
- Harga emas dunia pecah rekor mendekati USD 4.555 didorong ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi penurunan suku bunga AS.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 12 Januari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.631.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu melesat ke rekor terting dengan naik Rp 29.000 dibandingkan hari Sabtu, 10 Januari 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.484.000 per gram.
Harga buyback itu juga alami lompat tinggi sebesar Rp 29.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Sabtu kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.365.500
- Emas 1 Gram Rp 2.631.000
- Emas 2 gram Rp 5.202.000
- Emas 3 gram Rp 7.778.000
- Emas 5 gram Rp 12.930.000
- Emas 10 gram Rp 25.805.000
- Emas 25 gram Rp 64.387.000
- Emas 50 gram Rp 128.695.000
- Emas 100 gram Rp 257.312.000
- Emas 250 gram Rp 643.015.000
- Emas 500 gram Rp 1.285.820.000
- Emas 1.000 gram Rp 2.571.600.000
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.
Harga Emas Dunia Pecah Rekor
Harga emas naik ke level tertinggi sepanjang masa baru di dekat USD 4.555 selama sesi awal Asia pada hari Senin.
Seperti dilansir dari FXStreet, logam mulia ini melanjutkan kenaikannya di tengah permintaan aset aman dan ekspektasi penurunan suku bunga AS. Para pedagang akan mengambil lebih banyak petunjuk dari rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada hari Selasa.
Baca Juga: Emas Antam Bangkit, Harga Hari Ini Capai Rp 2.577.000 per Gram
CNN melaporkan pada hari Minggu bahwa Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan serangkaian opsi militer potensial di Iran menyusul protes mematikan di negara tersebut.
Sumber-sumber tersebut mengatakan Trump mempertimbangkan untuk menindaklanjuti ancamannya baru-baru ini untuk menyerang rezim Iran jika mereka menggunakan kekuatan mematikan terhadap warga sipil.
Selain itu, Inggris Raya (UK) dan Jerman sedang membahas rencana untuk meningkatkan kehadiran militer mereka di Greenland untuk menunjukkan kepada Trump bahwa benua tersebut serius tentang keamanan Arktik.
Tindakan ini dilakukan setelah penangkapan mantan Presiden Nicolas Maduro oleh pasukan AS pekan lalu. Ketidakpastian dan risiko geopolitik di seluruh dunia telah mendorong aset safe-haven tradisional seperti emas.
Laporan pekerjaan AS yang beragam menambah ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) AS, yang memberikan dukungan bagi logam mulia tersebut.
Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang untuk memegang emas, sehingga mendukung logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.
Jumlah tenaga kerja non-pertanian (Nonfarm Payrolls/NFP) AS meningkat sebesar 50.000 pada bulan Desember, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada hari Jumat.
Angka ini mengikuti angka November sebesar 56.000 (direvisi dari 64.000) dan berada di bawah konsensus pasar sebesar 60.000. Tingkat pengangguran sedikit menurun menjadi 4,4 persen pada bulan Desember dari 4,6 persen pada bulan November.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!