Bisnis / Keuangan
Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:19 WIB
Emas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam)
Baca 10 detik
  • Harga emas Antam 1 gram pada Jumat, 9 Januari 2026, mencapai Rp 2.577.000, naik Rp 7.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga emas dunia spot naik 0,5 persen menjadi USD 4.477,57 per ons karena antisipasi data tenaga kerja AS dan ketegangan geopolitik.
  • Analis HSBC memprediksi harga emas berpotensi mencapai USD 5.000 per ons pada paruh pertama tahun 2026.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Jumat, 9 Januari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.577.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu berbalik naik lagi Rp 7.000 dibandingkan hari Kamis, 8 Januari 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.432.000 per gram.

Harga buyback itu juga alami lonjakan sebesar Rp 6.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.

Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.338.500
  • Emas 1 Gram Rp 2.577.000
  • Emas 2 gram Rp 5.094.000
  • Emas 3 gram Rp 7.616.000
  • Emas 5 gram Rp 12.665.000
  • Emas 10 gram Rp 25.265.000
  • Emas 25 gram Rp 63.037.000
  • Emas 50 gram Rp 125.995.000
  • Emas 100 gram Rp 251.912.000
  • Emas 250 gram Rp 629.515.000
  • Emas 500 gram Rp 1.258.820.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.517.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Pulih

Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Kamis, setelah sempat tertekan pada sesi sebelumnya. Pemulihan ini terjadi di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang menantikan rilis data pasar tenaga kerja Amerika Serikat, khususnya nonfarm payrolls (NFP), yang dinilai krusial bagi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Dikutip dari Investing, harga emas spot tercatat naik 0,5 persen ke level USD 4.477,57 per ons. Sementara itu, harga emas berjangka AS bergerak melemah 0,6 persen ke posisi USD 4.487,90 per ons.

Baca Juga: Harga Emas Antam Ambruk, Hari Ini Dibanderol Rp 2,57 Juta per Gram

Kenaikan harga emas tertahan oleh penguatan dolar AS. Indeks dolar mempertahankan tren kenaikan selama dua sesi terakhir, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain dan membatasi ruang penguatan lebih lanjut.

Pelaku pasar saat ini masih bersikap wait and see menjelang rilis data NFP AS pada Jumat. Data ketenagakerjaan tersebut berpotensi membentuk ekspektasi pasar terhadap langkah The Fed ke depan.

Angka pekerjaan yang lebih lemah berpeluang memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga, yang pada gilirannya dapat meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah penurunan imbal hasil.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik turut menopang harga emas. Drama hubungan Amerika Serikat dan Venezuela dinilai membatasi potensi pelemahan harga emas, karena memicu permintaan terhadap aset safe-haven.

Pada Rabu, pasukan AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan pengiriman minyak mentah Venezuela, termasuk satu kapal berbendera Rusia. Langkah tersebut merupakan bagian dari peningkatan penegakan sanksi Washington terhadap ekspor minyak Venezuela.

Pemerintah AS menyebut operasi ini bertujuan mengganggu aliran minyak yang membantu pendanaan pemerintah Venezuela dan menghindari pembatasan AS.

Load More