- Bank Indonesia menutup 5.284 akun PJP yang terindikasi judi online sejak Oktober 2024 hingga Desember 2025.
- Tindakan ini sebagai respons atas penyalahgunaan QRIS dan informasi Kominfo mengenai 6.605 akun judi daring.
- BI meningkatkan pengawasan PJP, memperkuat KYC, serta berkoordinasi dalam Satgas Pemberantasan Perjudian Daring.
Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus menutup akun Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) yang terhubung judi online (judol).
Lantaran, maraknya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard atau dikenal QRIS yang disalahgunakan.
Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, mengatakan sejak Oktober 2024 hingga 16 Desember 2025, Bank Indonesia telah menginstruksikan kepada Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) untuk menutup 5.284 akun yang terindikasi digunakan untuk transaksi perjudian daring.
"Langkah ini dilakukan menindaklanjuti informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika kepada Bank Indonesia yaitu 6.605 rekening/akun yang terindikasi digunakan untuk aktivitas perjudian daring, dan 5.752 akun di antaranya merupakan pengguna Penyedia Jasa Pembayaran (PJP)," katanya kepada Suara.com, Selasa (13/1/2026).
Dia menekankan, Bank Indonesia berkomitmen penuh mendukung upaya nasional pemberantasan dan pencegahan perjudian daring melalui pengawasan langsung dan tidak langsung terhadap PJP.
"Pengawasan dilakukan antara lain melalui pemeriksaan on-site untuk memastikan kepatuhan dan manajemen risiko, serta monitoring, analisis data, dan market intelligence secara berkelanjutan," katanya.
BI pun meninta secara berkala meminta PJP untuk memperkuat prinsip kehati-hatian, termasuk penguatan KYC/Merchant, Customer Due Diligence, Enhanced Due Diligence, serta sistem deteksi fraud.
Sanksi tegas akan dikenakan kepada PJP yang terbukti memfasilitasi transaksi ilegal dan tidak menindaklanjutinya sesuai ketentuan.
"Selain itu, Bank Indonesia bersama lembaga terkait, asosiasi, dan PJP terus meningkatkan edukasi publik mengenai bahaya judi daring melalui Gerakan Bersama Edukasi Perlindungan Konsumen (GEBER PK) serta memperkuat koordinasi dalam Satgas Pemberantasan Perjudian Daring bersama PPATK, OJK, Kominfo, dan ASPI," tandasnya.
Baca Juga: QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Berita Terkait
-
Uang Beredar Tembus Rp9891,6 Triliun per November 2025, Ini Faktornya
-
Bank Indonesia Bongkar Penyaluran Kredit Makin Seret, Apa Alasannya?
-
Sambut Nataru dan Tutup Buku 2025, BI Sesuaikan Jadwal Operasional Sistem Pembayaran
-
Sepekan, Aliran Modal Asing ke Indonesia Masuk Tembus Rp240 Miliar
-
BI: Ekonomi Indonesia Bisa Tertekan Imbas Bencana Aceh-Sumatra
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional
-
Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi
-
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
-
Kucing-kucingan dengan Media! Eks Jampidsus Febrie Dicecar Tim 9 Kejagung Soal Timbunan Emas 74 Kg
-
Review Lelaki-Lelaki Tanpa Perempuan: Tujuh Kisah Tentang Sepi dan Kehilangan
-
Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba