- Kawasan Metropolitan Rebana Jawa Barat disiapkan menjadi magnet investasi global berlandaskan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
- MoU ditandatangani BDO Indonesia dan Pemprov Jabar di Bandung pada 26 Februari 2026 guna memperkuat sinergi implementasi ESG.
- BDO Indonesia berperan sebagai mitra strategis ESG untuk meningkatkan daya tarik dan kredibilitas investasi Rebana di mata investor internasional.
Suara.com - Kawasan Metropolitan Rebana di Jawa Barat disiapkan menjadi magnet investasi global berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama (MoU) antara BDO Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, 26 Februari 2026.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi sektor publik dan swasta guna mendorong implementasi ESG sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Jawa Barat, khususnya di kawasan Rebana.
BDO Indonesia akan berperan sebagai mitra strategis ESG bagi Pemprov Jawa Barat dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut. Dukungan yang diberikan mencakup capacity building ESG, penyusunan strategi ESG, hingga penguatan tata kelola perusahaan agar selaras dengan standar global.
Selain itu, BDO juga akan mendukung inisiatif Jawa Barat dalam menciptakan ekosistem investasi yang ramah bagi investor asing. Dengan jaringan global yang tersebar di lebih dari 100 negara, kehadiran BDO dinilai mampu memperkuat kredibilitas Rebana di mata investor internasional.
Ketua Pelaksana BP Rebana, Helmi Yahya menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam menarik investasi berkualitas.
"Kolaborasi strategis dengan tim Advisory BDO Indonesia, sebagai salah satu konsultan ‘Big Five’ dunia, merupakan langkah kunci untuk menarik investasi global, tidak hanya ke kawasan Rebana, tetapi bagi kemajuan seluruh Jawa Barat," ujarnya seperti dikutip, Minggu (1/3/2026).
Sementara itu, CEO BDO Indonesia, Thano Tanubrata, menegaskan kesiapan BDO menghadirkan standar internasional dalam setiap tahapan implementasi proyek.
"Kami didukung oleh tim profesional berpengalaman dengan kapabilitas yang kuat di bidang ESG, tata kelola, serta advisory investasi, dan kami merupakan bagian dari jaringan global BDO International. Dengan dukungan jaringan tersebut, kami siap menghadirkan standar internasional dan praktik terbaik global dalam setiap tahapan implementasi proyek ini," jelasnya,
Baca Juga: Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
Kawasan Rebana sendiri meliputi Cirebon, Subang, Majalengka, dan Kuningan yang terintegrasi dengan infrastruktur strategis seperti Tol Cisumdawu, Tol Cipali, serta Pelabuhan Patimban.
Integrasi infrastruktur dan penerapan ESG menjadi kombinasi kunci untuk menjadikan Rebana sebagai pusat pertumbuhan industri baru yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, BDO Indonesia mempertegas perannya dalam mendukung transformasi ekonomi daerah berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan, sekaligus mendorong Rebana naik kelas sebagai koridor ekonomi berstandar global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Harga BBM Pertamina Melonjak per 1 Maret, Pertamax Dibanderol Rp 12.300/Liter
-
Usaha Mining Bitcoin Milik Donald Trump Rugi Besar
-
IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor
-
Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun
-
Perang Timur Tengah: Sejumlah Penerbangan di Bandara Soetta Resmi Dibatalkan
-
Harta Kekayaan Riva Siahaan, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?