Bisnis / Keuangan
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:17 WIB
Ilustrasi Startup. [Unpsplash]
Baca 10 detik
  • MDI Ventures memperoleh sertifikasi ISO 37001 SMAP dari SUCOFINDO pada 24 Desember 2025 untuk memperkuat pencegahan risiko penyuapan.
  • Sertifikasi ini bertujuan memperjelas penerapan tata kelola dan good governance dalam seluruh proses investasi dan kemitraan perusahaan.
  • Penguatan sistem ini melengkapi reputasi MDI Ventures yang sebelumnya juga mempertahankan predikat "Indonesia Trusted Company" di CGPI 2025.

Suara.com - Penguatan tata kelola semakin menjadi perhatian utama di industri venture capital, seiring intensitas interaksi dan cepatnya pengambilan keputusan dalam ekosistem startup.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan antara korporasi, startup, investor, hingga mitra strategis.

MDI Ventures menjadi salah satu perusahaan modal ventura yang menegaskan komitmen tersebut melalui perolehan sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dari SUCOFINDO International Certification Services pada 24 Desember 2025.

Sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat sistem pencegahan, deteksi, dan penanganan risiko penyuapan secara lebih terstruktur.

Anak perusahaan PT Telkom Indonesia Tbk, MDI Ventures. [MDI]

Dalam praktik venture capital, proses bisnis kerap melibatkan berbagai pihak dengan dinamika yang cepat, mulai dari founder, mitra korporasi, investor, hingga vendor. Kondisi ini membuat aspek tata kelola dan kepatuhan menjadi kebutuhan strategis agar setiap keputusan dan kolaborasi tetap berjalan dengan standar integritas yang konsisten.

Direktur MDI Ventures, Roby Roediyanto, menegaskan bahwa penguatan tata kelola tidak hanya bertumpu pada reputasi, tetapi juga pada sistem kerja yang dapat diuji.

"Sertifikasi ini memperjelas bagaimana prinsip good governance diterapkan dalam praktik sehari-hari, termasuk dalam proses investasi, kemitraan, dan pengambilan keputusan," ujarnya di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Roby menjelaskan, dalam aktivitas investasi di ekosistem startup, potensi risiko integritas dapat muncul pada berbagai tahapan, seperti deal sourcing, evaluasi dan keputusan investasi, pemilihan mitra dan vendor, pengelolaan sponsorship atau event, hingga hubungan dengan pihak ketiga.

Melalui penerapan SMAP, perusahaan memperkuat pengendalian internal serta meningkatkan kesadaran organisasi agar seluruh kolaborasi dan keputusan bisnis berlangsung secara transparan dan akuntabel.

Baca Juga: Rupiah Lemah hingga Level Tertinggi, Purbaya: Tak Usah Takut, 2 Minggu Menguat

"Kepercayaan adalah pondasi utama bagi CVC yang menjadi penghubung antara korporasi besar, startup, dan mitra strategis. Dengan ISO 37001, kami memastikan proses operasional dan investasi dijalankan dengan standar anti-penyuapan yang diakui secara global, sehingga kepercayaan dibangun bukan hanya lewat reputasi, tetapi juga melalui sistem yang terstruktur dan teruji," imbuh Roby.

Upaya penguatan tata kelola ini melengkapi pencapaian MDI Ventures yang sebelumnya juga mempertahankan predikat “Indonesia Trusted Company” untuk kedua kalinya secara berturut-turut dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) di penghujung 2025.

Implementasi SMAP mencakup pengaturan due diligence pihak ketiga, pengelolaan gratifikasi, konflik kepentingan, kanal pelaporan, serta pelatihan karyawan, guna memastikan seluruh proses bisnis tetap transparan dan beretika.

Load More