- Menteri Keuangan Purbaya optimistis IHSG mencapai 10.000 poin pada tahun 2026 karena kepercayaan investor.
- Pencapaian IHSG menyentuh 9.000 mengindikasikan keyakinan investor pada fondasi perekonomian Indonesia.
- Pergerakan positif IHSG tiga bulan terakhir menunjukkan perbaikan sentimen investor domestik dan global.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa percaya diri kalau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 10.000 poin tidak akan susah diperoleh tahun 2026.
Menkeu Purbaya mulanya bercerita kalau IHSG yang sempat menyentuh angka 9.000 menandakan kalau investor sudah semakin percaya dengan fondasi perekonomian Indonesia.
"Investor pasar modal kan forward oriented. Kalau mereka enggak percaya dengan langkah-langkah kita, walaupun saya ngomong sampai berbusa-busa, bursa tetap saja jatuh. Investor enggak akan masuk," beber dia usai konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026, Kamis (8/1/2026).
Bendahara Negara melanjutkan, apabila para investor melihat ada impelementasi yang nyata dari Pemerintah, walaupun tidak sempurna, maka ekonomi bakal baik-baik saja ke depan.
Menurutnya, hal ini juga berdampak pada perusahaan yang masuk dalam Bursa Efek Indonesia karena mendapat keuntungan dari investor saham.
"Valuasi bursa juga akan naik. Itu makanya mereka enggak mau ketinggalan masuk ke pasar modal," lanjutnya.
Purbaya menjelaskan kalau dalam tiga bulan terakhir, IHSG terus bergerak positif. Hal itu menunjukkan bahwa ada perbaikan sentimen investor domestik maupun global terhadap perekonomian Indonesia.
"Ke depan kita harus jaga terus. Jadi kalau gitu mah tahun ini (IHSG) 10 ribu enggak susah-susah amat," jelasnya.
Baca Juga: Nilai Transaksi Kripto 2025 Capai Rp482,23 Triliun, Turun dari 2024
Berita Terkait
-
Nilai Transaksi Kripto 2025 Capai Rp482,23 Triliun, Turun dari 2024
-
Diprotes Pengusaha Sawit soal Aturan DHE, Purbaya Tantang Balik: Saya Kejar!
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Curhat Kena Omel Prabowo, Banyak Kecurangan di Pajak dan Bea Cukai
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK