Suara.com - PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) merupakan salah satu emiten di Bursa Efek Indonesia yang memiliki struktur kepemilikan yang terkonsentrasi pada beberapa pihak utama.
Bagi para investor dan pelaku pasar modal, memahami komposisi pemegang saham merupakan hal krusial untuk memetakan kekuatan modal dan arah kebijakan perusahaan di masa depan.
Berdasarkan data laporan registrasi pemegang efek, komposisi pemegang saham FUTR terdiri dari entitas korporasi, investor individu signifikan, serta masyarakat luas.
Rincian Pemegang Saham Utama FUTR
Hingga saat ini, daftar pemegang saham utama yang menguasai porsi besar di dalam tubuh PT Futura Energi Global Tbk adalah sebagai berikut:
PT Aurora Dhana Nusantara: Menjadi pemegang saham terbesar sekaligus pengendali perusahaan dengan porsi kepemilikan sekitar 45%. Sebagai pengendali, entitas ini memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan strategis pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Masyarakat (Publik): Porsi kepemilikan publik berada di angka yang cukup tinggi, yakni mencapai 49,4%. Saham ini tersebar di pasar sekunder dan dimiliki oleh investor ritel maupun institusi dengan kepemilikan masing-masing di bawah 5%.
Vincent Ie Kok Hui: Tercatat sebagai pemegang saham perorangan yang signifikan dengan kepemilikan sebesar 5,55%.
Kehadiran investor individu dengan porsi di atas 5% menempatkan nama Vincent dalam jajaran pemegang saham yang wajib dilaporkan dalam keterbukaan informasi bursa.
Baca Juga: IHSG Bidik Level 10.500: Mirae Asset Tetap Bullish di Tengah Tantangan Rupiah
Pihak Terkait dalam Struktur Kepemilikan
Selain nama-nama di atas, dalam rekam jejak kepemilikan saham perusahaan, terdapat PT Digital Futurama yang sebelumnya juga merupakan bagian dari pemegang saham besar di FUTR.
Struktur kepemilikan ini menunjukkan bahwa FUTR memiliki basis investor yang terdiri dari kombinasi antara korporasi investasi dan partisipasi publik yang cukup besar.
Akses Data dan Transparansi
Bagi investor yang ingin memantau rincian perubahan jumlah lembar saham secara harian atau bulanan, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyediakan akses laporan rutin yang diterbitkan oleh Biro Administrasi Efek (BAE) perusahaan.
Selain itu, data mutakhir mengenai komposisi pemegang saham FUTR juga dapat diakses melalui berbagai platform penyedia data keuangan seperti:Layanan data terminal sekuritas seperti Indo Premier Sekuritas, BCA Sekuritas, dan platform komunitas saham Stockbit.
DISCLAIMER: Informasi ini disusun berdasarkan data laporan kepemilikan efek yang tersedia. Investasi saham mengandung risiko fluktuasi harga pasar. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi atau ajakan untuk melakukan transaksi saham tertentu.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan