- Harga emas Antam meroket hingga Rp 3.135.000 per gram per Maret 2026.
- Ketegangan geopolitik Timur Tengah menjadi pemicu utama lonjakan harga emas dunia.
- Investor disarankan menggunakan strategi nyicil dan menghindari pembelian saat fase panik.
Suara.com - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) benar-benar bikin geleng-geleng kepala. Per hari Senin, 2 Maret 2026, harga emas Antam meroket tajam ke angka Rp3.135.000 per gram.
Lonjakan ini mencapai Rp50.000 hanya dalam hitungan hari dibanding akhir pekan lalu.
Bukan cuma harga jualnya yang naik, harga buyback alias harga beli kembali oleh Antam juga ikut melonjak ke level Rp2.914.000 per gram.
Kenaikan harga emasa batangan ini dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Situasi ini membuat investor dunia panik dan ramai-ramai memburu emas sebagai aset aman (safe haven).
Harga emas dunia bahkan sempat menyentuh level 5.400 dolar AS per ons.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (Setelah Pajak PPh 0,45%):
- 0,5 Gram: Rp1.621.544
- 1 Gram: Rp3.142.838
- 2 Gram: Rp6.225.525
- 5 Gram: Rp15.488.625
- 10 Gram: Rp30.992.113
- 50 Gram: Rp154.279.468
- 100 Gram: Rp308.451.280
Kapan Waktu Terbaik Beli Emas saat Geopolitik Memanas?
Investasi emas memang menggiurkan, tapi jangan sampai terjebak FOMO saat harga lagi tinggi-tingginya.
Baca Juga: Perang Lawan Iran Belum Kelar, Israel Kini Sebut Turki Target Selanjutnya
Berikut strategi cerdas investasi emas batangan yang tepat:
1. Hindari Fase Panik
Saat konflik baru pecah, harga biasanya melonjak tajam karena kepanikan pasar.
Momen ini adalah waktu yang paling berisiko untuk beli emas batangan secara gila-gilaan.
Namun, sebaiknya Anda tunggu 1-2 minggu sampai situasi panas ini sedikit stabil sekitar 1-2 minggu setelah konflik pecah.
2. Koreksi Harga
Berita Terkait
-
Budget 7 Juta Bisa Dapat MacBook? Ini 3 Rekomendasi Second Worth It
-
5 Rekomendasi Film Baru di Bioskop Pekan Ini, Ada Marty Supreme
-
Emas Antam Ambruk, Hari Harganya Rp 3.045.000/Gram
-
Niat Ambil Dua Labu Siam untuk Buka Puasa, Pria 56 Tahun di Cianjur Tewas Usai Dianiaya
-
Apa Salah Satu Syarat Sah Puasa? Ini Jawabannya
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang